Novan, korban penikaman dalap perawatan medis

Gunungsitoli-Intipnews.com:Karena menolak membeli minuman keras jenis tuak, Novalentines Putra Laoli alias Novan [40] penyandang disabilitas atau gangguan kecerdasan ditikam, Selasa 26 November 2019 sekitar pukul 02.00 WIB dinihari.

Korban ditikam oleh Yana [35] warga komplek Pasar Beringin, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. Kakak korban Evi Laoli, Selasa, sangat berharap Polisi dapat segera menangkap pelaku penikaman terhadap adiknya, dan dia memberitahu jika adiknya memiliki gangguan kecerdasan.

“Sesuai penuturan adik saya, sebelum ditikam pelaku dia membeli rokok di gerobak yang ada di belakang pasar Ya,ahowu atau samping billiar tornado, Kota Gunungsitoli,” terangnya.

Pelaku yang sedang minum tuak di gerobak tersebut meminta agar korban membeli tuak, tetapi ditolak korban dengan alasan tidak punya uang. Karena kesal pelaku kemudian menolak kepala korban, dan korban kembali membalas menolak kepala pelaku.

“Karena kepalanya ditolak oleh adik saya, pelaku marah dan menganiaya adik saya serta menikam pinggang sebelah kiri dengan pisau,” jelasnya.

Lapor ke Polres Nias

Korban kemudian kabur setelah kena tikaman, tetapi pelaku terus mengejar korban hingga di depan pasar beringin, jalan Sudirman, Kota Gunungsitoli. Melihat korban dikejar pelaku, salah seorang warga bernama Ama Mesra membantu korban.

“Karena melihat ada Ama Mesra, pelaku menghentikan aksinya mengejar adik saya dan kabur,” ujarnya. Kemudian korban dibawa Ama Mesra untuk membuat laporan ke Polres Nias atas apa yang dia alami.

Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan, S.Ik, MH melalui Ps Paur Humas Bripka Restu Gulo membenarkan telah menerima laporan penikaman terhadap Novan Laoli. “Benar kita telah menerima laporan penikaman terhadap Novan Laoli,” ungkapnya.

 

  • Laporan Irwanto Hulu
  • Bagikan berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here