Tapsel-Intipnews.com:Wakil Bupati Tapanuli Selatan [Tapsel] H Aswin Efendi Siregar menyampaikan nota keuangan [foto] rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah [RAPBD] tahun anggaran 2020, digelar di ruang sidang paripurna DPRD Tapsel, Jalan Prof Lafran Pane, Sipirok, Tapsel, Sumatera Utara, baru-baru ini.

Informasi dihimpun Intinews.com Kamis 28 November 2019, Aswin Efendi Siregar menjelaskan, penyusunan APBD didahului dengan penyusunan Kebijakan Umum Anggaran [KUA] dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara [PPAS] untuk dibahas dan disepakati oleh pemerintah daerah, dengan DPRD sebagai dasar penyusunan APBD.

“Hal tersebut telah dilalui dengan disepakatinya KUA PPAS tahun anggaran 2020 pada Kamis 8 Agustus 2019. Dalam nota kesepatakan KUA PPA tahun 2020 pendapatan sebesar Rp 1.556.017.922.520 sedangkan dalam R APBD. 2020 pendapatan menjadi Rp 1.511.035.829,067, atau mengalami penurunan sebesar Rp 44.982.093.453. Berkurangnya hasil sumber pendapatan dana bagi hasil pajak/bagi hasil bukan pajak, DAU dan bagi hasil provinsi,” ungkap Aswin.

Maka anggaran pendapatan daerah tahun 2020 direncanakan menjadi Rp 1.511.035.829.067, yang bersumber dari  pendapatan asli daerah Rp 165.382.117.860, yang terdiri dari pajak daerah Rp 42.203.530.210, retribusi daerah  Rp 17.038.191.650,00, hasil pengelolaan kekayaan daerah dipisah Rp.87.460.000.000, lain-lain pendapatan asli daerah yang sudab disahkan Rp 18.680.396.000.

“Dana perimbangan sebesar Rp 1.000.045.629.000, yang terdiri dari bagi hasi pajak/bagi hasil bukan pajak Rp 121.016.529.000. Dana Alokasi Umum (DAU) Rp 679.281.327.000, Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 199.747.773.000,“ tuturnya.

Sedangkan lain-lain, sebutnya, pendapatan daerah yang sah Rp 345.608.082.207, yang terdiri dari pendapatan hibah 64.978.600.000, dana hasil pajak dari provinsi dan pemerintah daerah lainnya Rp 48.453.726.968, dana penyusuna dan otonomi khusus, [DID] Rp 59.609.683.000, dana desa Rp 172.034.790.000 dan bonus produksi dari perusahaan panas bumi sebesar Rp 531.282.239.

RAPBD Kabupaten Tapsel 2020 Dibahas DPRD

Wakil Bupati Tapsel menyampaikan kebijakan yang diambil oleh pemerintah berkaitan PAD untuk meningkatkan kontribusi PAD, terhadap pendapatan APBD tahun anggaran 2020. “Sampai saat ini baru mencapai 10,94% dari total pendapatan daerah,” katanya.

Dilihat dari PADS atau PAD murni, lanjutnya, yaitu dari pajak daerah dan retribusi daerah hanya 3,92% dari total pendapatan daerah, ini merupakan gambaran kemampuan otonomi daerah kita, yang masih memerlukan kerja keras dari kita semua untuk meningkatkannya.

Ketua DPRD Tapsel Husin Sogot Simatupang menyebutkan, dalam rapat paripurna DPRD membahas mengenai penyampaian Ranperda tentang APBD Tapsel tahun anggaran 2020 dan Ranperda perubahan peraturan no 7 tahun 2014, tentang penyertaan modal pendapatan daerah kepada PT Bank Sumut, PT Tapanuli Selatan membangun dan PT AM Tambusai.

Ketua DPRD juga menyampaikan nota keuangan RAPBD Kabupaten Tapsel tahun anggaran 2020, akan dilakukan pembahasan sebagaimana yang telah diatur dalam peraturan pemerintah no 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah.

* Laporan Tantawi Panggabean

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here