Corporate Secretary Bank Sumut Syahdan Ridwan Siregar

Medan-Intipnews.com:Corporate Secretary Bank Sumut Syahdan Ridwan Siregar menjelaskan, sebagai perusahan BUMD yang tunduk kepada ketentuan regulator dan peraturan perundang-undangan Bank Sumut akan tetap koorporatif dan menunggu lebih lanjut keputusan penegak hukum.

Bank Sumut selalu siap memberi data atau keterangan apapun untuk membantu proses penyelidikan. Demikian disampaikan Syahdan usai memberikan keterangan pers seputar penetapan salah satu tersangka kasus pembelian Medium Term Note [MTN] SNP oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Syahdan menerangkan dirinya tidak dapat menjelaskan lebih rinci tentang kasus tersebut. “Mari kita sama-sama menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Bank Sumut akan tetap koorporatif menunggu keputusan penegak hukum,” sambungnya lagi.

Kasus SNP Finance tersebut merupakan kegagalan bayar pihak SNP atas pembelian Medium Term Notes [MTN], yang melibatkan beberapa kreditur perbankan, dan Bank Sumut sendiri tercatat sebagai salah satu kreditur separatis dengan jaminan senilai Rp147 miliar.

“Secara kinerja tidak terlalu berpengaruh,…”

Mengenai kemungkinan pengembalian dana milik Bank Sumut tersebut kata Syahdan, peroses tersebut masih berjalan melalui kurator yang ditunjuk. “Bank Sumut juga masih menunggu proses kepailitan yang masih berjalan melalui kurator, jadi kita tunggu saja proses yang masih berjalan,” terangnya.

Menyikapi potensi risiko gagal bayar Sun Prima terhadap kinerja Bank Sumut Syahdan menuturkan, menajemen telah memperhitungkan mitigasi setiap risiko bisnis.

“Secara kinerja tidak terlalu berpengaruh, karena pencadangan sudah ada berdasarkan konsep one obligor sesuai aturan, kasus ini juga menjadi pelajaran penting bagi Bank Sumut untuk lebih prudent teliti dan berhati-hati kedepannya dalam menginvestasikan dana,”tukasnya.

Sebagai informasi kasus pembelian MTN Sun Prima tersebut tidak hanya Bank Sumut namun melibatkan beberapa bank selaku kreditur. Salah satu bank diantaranya Bank Panin Dubal Syariah bahkan telah melaporkan kasus tersebut ke Bareskrim polri pada Januari 2018 yang lalu.

  • Laporan Roni Neliati
  • Bagikan berita ini

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here