202 Pejabat Pengawas Pemko Medan Dilantik, Diingatkan Jangan Bekerja Sporadis, Hilangkan Ego Sektoral & Perkuat Kolaborasi

6
202 Pejabat Pengawas Pemko Medan Dilantik, Diingatkan Jangan Bekerja Sporadis, Hilangkan Ego Sektoral & Perkuat Kolaborasi
Foto: Istimewa

MedanIntipnews.com: Pelantikan pejabat kembali dilakukan di lingkungan Pemko Medan, Senin (15/11). Kali ini yang dilantik sebanyak 202 pejabat  pengawas. Yang melantik Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Sekda Wiriya Alrahman di Stadion Kebun Bunga, Senin (15/11).

Seluruh 202 pejabat yang baru dilantik  diingatkan untuk tidak bekerja secara sporadis dan menghilangkan ego sektoral, kini saatnya bekerja dengan memperkuat kolaborasi.

Prosesi  pelantikan yang berjalan dengan lancar dan khidmat,  serta menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat ini turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setdako Medan Renward Parapat, Asisten Pemerintahan dan Sosial  H M Sofyan  serta sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan.

Saat menyampaikan sambutan tertulis Wali Kota, Wirya  mengatakan, pelantikan yang dilakukan merupakan bagian dari manajemen pemerintahan. Sebab, Pemko Medan membutuhkan kelembagaan yang kuat guna menyelenggarakan tugas-tugas pemerintahan secara efektif. 

Itu sebabnya pelantikan pejabat di lingkungan Pemko Medan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pembinaan aparatur dan perkuatan struktur organisasi secara berkesinambungan. 

Wirya selanjutnya mengungkapkan,  meski  merupakan hal yang biasa namun penting dilakukan untuk membangun birokrasi yang efektif.  Sebab, pelantikan ini juga merupakan langkah penting dan strategis dalam rangka meningkatkan kinerja sekaligus penataan aparatur setelah melakukan evaluasi.

Kemudian, Wirya juga mengingatkan agar pejabat yang dilantik dapat memahami lima program prioritas Pemko Medan saat ini yakni kesehatan, infrastruktur, pengendalian banjir, heritage dan kebersihan. 

“Pahami dan sesuaikan ritme terkait lima program prioritas serta saling berkolaborasi.  Sudah tidak zamanya lagi bekerja secara sporadis secara tidak merata dan mengedepankan ego sektoral, kini saatnya bekerja dengan memperkuat kolaborasi,” tegasnya seraya menambahkan untuk selalu bekerja dengan sebaik-baiknya, sebab tantangan dan tugas yang dihadapi ke depan sangat besar.

Dikatakan Wirya,  bekerjalah dengan penuh keikhlasan dan kejujuran. Sebab, kalau niat awalnya sudah baik tentunya  pekerjaan yang dilakukan  sudah pasti 50% akan baik. “Jadi teruslah belajar, berfikir, bersikap serta berprilaku selaras dengan tujuan dan sasaran pembangunan yang telah ditetapkan”. * Itp04