Gotong royong umat Bersih di Pasar Muara Takus

Medan-Intipnews.com:Tidak luput, Pasar Muara Takus nasibnya akan sama dengan pasar tradisional lainnya yang ada di Kota Medan. Yaitu pasar tradisional bakal direvitalisasi menjadi pasar modern, dijadikan tempat warga nyaman bertransaksi.

Menunggu giliran direvitalisasi, bukan berarti keadaan Pasar Muara Takus dibiarkan begitu saja. Melalui program Jumat Bersih digagas Dirut PD Pasar Kota Medan, Rusdi Sinuraya dengan bergotong-royong Pasar Muara Takus berlokasi di inti kota itu dibersihkan seperti pasar-pasar lainnya.

Pada kegiatan Jumat Bersih di Pasar Muara Takus, Jumat 10 Januari 2020, gotong-gorong difokuskan membongkar kios-kios kosong yang tidak ditempati. Termasuk pengecatan deretan stand-stand.

“Dari 59 kios yang tidak ditempati pedagangnya, ada 35 unit kios yang kosong. Sisanya masih ada yang menempati hanya saja tidak aktif karena kondisi standnya belum memadai,” ungkap Rusdi Sinuraya.

Lalu tambahnya, “Kios yang 35 unit inilah yang kita bongkar. Rencananya akan dijadikan lokasi Kampung [pasar] Milenial,” kata  Dirut PD Pasar Kota Medan Rusdi Sinuraya melalui Kacab II Jalil Muhammad kepada wartawan.

Menurut Jalil, gotong-royong ini melibatkan para kepala pasar dan karyawan di bawah naungan Cabang II PD Pasar Kota Medan.  “Konsentrasi Jumat Bersih kita pada hari ini di Pasar Muara Takus. Apalagi pasar ini seperti rencana pak Dirut akan dijadikan pasar [kampong] milenial. Setelah ini kondisinya akan dibenahi,” kata Jalil.

Jalil didampingi Kepala Pasar Muara Takus T Danil Bustamam mengatakan jumlah kios di Pasar Muara Takus saat ini sekitar 281 kios. Termasuk juga 20 unit ruko yang ada di pasar tersebut yang kesemuanya merupakan aset Pemko Medan.

Terkait rencana Kampung Milenial, jelas Jalil, dijadwalkan dalam minggu-minggu ini akan dilaksanakan dialog publik di Pasar Muara Takus. Nantinya dalam dialog tersebut akan menghadirkan instansi terkait Pemko Medan seperti Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Dinas Perdagangan.

“Dialog direncanakan pada 15 Januari 2020 depan. Keterlibatan instansi terkait dalam dialog nanti sangat penting untuk menyatukan persepsi dan pemikiran soal rencana Kampung Milenial,” kata Jalil.

Sebelumnya Dirut PD Pasar Kota Medan Rusdi Sinuraya mengatakan konsep Kampung Milenial di Pasar Muara Takus akan menampung generasi milenial yang memiliki ide-ide kreatif untuk dipasarkan.

PD Pasar Medan Akan Berkoordinasi ke Pemko

“Di sini juga nantinya akan menyajikan kuliner khas daerah dan produk-produk kerajinan UMKM binaan Dinas Perdagangan. Kita juga akan menampilkan band-band lokal untuk menyemarakkan suasana,” kata Rusdi.

Tambah Rusdi, Kampung Milenial ini rencananya buka 24 jam. Kita coba buat jadi Malioboronya Medan. Ini bisa menjadi salah satu ikon Kota Medan untuk mendatangkan wisatawan lokal, regional dan mancanegara. Sehingga menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah.

Menurut Rusdi, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan paguyuban pedagang warkop eks Elisabeth [Taman Ahmad Yani] dan komunitas pedagang Pagaruyung yang diberi ruang untuk berjualan di Kampung Milenial.

Termasuk juga akan berkoordinasi dengan Dinas Koperasi yang banyak memiliki pelaku UMKM binaan, Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Dinas Perdagangan. “Soal rencana ini, kita [PD Pasar Kota Medan-red) juga akan berkoordinasi ke Pemko Medan selaku pemilik aset lahan dan bangunan di Pasar Muara Takus,” katanya. *Itp-03

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here