As Atmadi & Darma Lubis, melepas rindu dan ceria...

Atmadi gelisah, kehidupan diterpa perubahan budaya, di tengah kegamangan dan gagap. Darma bersama Siklus siap mentas di Jakarta,…

Medan-Intipnews.com:Lama juga dua seniman dan wartawan ini tidak bertemu. Tiba-tiba awal pekan ini As Atmadi wartawan senior dan Pemimpin Umum media online Intipnews.com, bertemu dengan Sutradara Darma Lubis yang juga wartawan, di Paladium Medan.

Dialog meluncur melepas kerinduan masing-masing yang sibuk berkarir menggeluti profesinya. Sambil memesan makanan kesukaan masing-masing yang mulai dibatasi pantangan, Darma bertanya kepada As Atmadi, apakah tidak memiliki kegelisahan selama ini tidak berkesenian yang merupakan dasar hidup kita.

Memang setelah menyutradarai pementasan naskah ‘Busung’ karya almarhum Aris Sumampin Damanik bersama Teater Propesi di Yogyakarta tahun 1998, Atmadi seperti alpa dari kegiatan teater.

Anggota AJI dan IWO

Darma Lubis pada pementasan Busung di Parade Teater se-Indonesia yang mendapat penghargaan itu, turut bermain sebagai tokoh utama menjadi saksi hidup korupsi menjadi bagian tradisi dalam kehidupan di negeri ini. Darma, kata Atmadi, bermain cukup total dan prima kala itu, bersama puluhan pemain Propesi lainnya.

Sekarang ini di usianya tak lagi muda, As Atmadi mengaku sangat gelisah, banyak yang harus dipesankan ke publik melalui media seni teater dari berbagai peristiwa kehidupan yang diterpa dan didorong perubahan budaya, di tengah kegamangan dan gagap.

“Banyak hal yang pantas diaplikasikan merupakan manifestasi sense of art  sebagaimana sikap berkesenian Teater Propesi,” ungkap As Atmadi pendiri dan pemimpin Teater Propesi yang pernah menyutradarai naskah Julius Cesar karya William Shakespeare, Lisystrata karya Aristhopanes. Juga menyutradarai naskah dramanya sendiri berjulul Topo, Ach-ach, Dhuer ! dan lainnya.

Darma Lubis yang kini bersama Teater Siklus, mengaku dirinya masih aktif berkesenian, sekarang sedang menyiapkan pementasan di Jakarta. Dan itu yang membuat sehat batinnya.

Proses penyutradaraan teater saat ini menurut Darma Lubis lebih menukik ke managemen teater, yang sebelumnya dianut Teater Propesi. Sehingga tidak menjadikan kerja teater sebagai kerja borongan.

“Ini menyiasati kondisi global sekarang ini. Insya Allah dapat berjalan baik,” kata Darma yang juga seorang jurnalis, anggota Aliansi Jurnalis Independen [AJI] Medan. Sementara As Atmadi dipinang sebagai Ketua Dewan Etik Ikatan Wartawan Online [IWO] Medan.

  • Laporan Roni Neliati
  • Bagikan Berita Ini

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here