Binjai-Intipnews.com:Kapolres Binjai AKBP Romadhoni secara tegas tidak memberi ampun kepada bandar atau pengedar narkoba di wilayah hukum Polres Binjai.

”Jika ada anggota Polri di Binjai terlibat narkoba apalagi menjadi bandar akan saya tindak tegas,” ujarnya ketika bersilaturahmi dengan pengurus Majlis Ulama Indonesia [MUI] Kota Binjai, Jumat, 10 Januari 2020 [foto].

AKBP Romadhoni didampingi stafnya menjelaskan awal 2020 sudah menggagalkan peredaran narkoba 53 gram dan salah satu pengedarnya terpaksa dilumpuhkan dengan peluru.

Peredaran narkoba di Binjai menurutnya diperlukan kerja sama semua pihak. “Sebab ada narkoba dijual perpaket seharga Rp 20.000. Dari b53b gram itu bisa dijadikan ratusan paket,” jelasnya.

Kapolres Binjai AKBP Romadhoni mengajak pengurus MUI Kota Binjai kerja sama untuk memberantas penyakit masyarakat [pekat). Kordinasi antar intitusi akan lebih berhasil.

Begitu juga dengan adanya masukan tentang cafe di pinggiran kota Binjai yang tidak masuk wilayah hukum Polres Binjai. ”Kita  akan petakan, jika diperlukan Polres Binjai akan melakukan penyidikan terhadap pengunjung yang melintas di kawasan Polres Binjai dengan kerja sama BNN.

  • Laporan RR Izka Rawi
  • Bagikan Berita Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here