Tantawi Panggabean

Tantawi Panggabean:

Ketika Raudah Berpetuah

Kala mentari sembul di ufuk pasti

Kau susuri jalanan terbilang lengang

Rompi sejati usir dingin sisa pagi berlalu

Topi penahan ubun-ubun tetap setia di atas kepala balutan rambut dua warna

Helaan nafas panjang ketika jejak  

Kaki beralas sepatu menyentuh 

Tanah atas gapura sekolah

Allhamdulillah ku telah sampai

Riuh rendah berseragam sempurna anak

didik mulai penuhi lokasi panca budi dalam

Berbagai tingkat dan tingkah

Kuajak langkahku nuju kelasku sebelum 

kegiatan rutinku belangsung

               

Bel berdering bak semut cium 

aroma gula terserak di lantai

Ku mulai setelah kelas tertata 

Tak ada derit cuap menggema 

Bak di tengah bahtera tanpa pluit

kapal

Assalamualaikum ku mulai petuahku dengan senandung didik suai bidangku

Petuah sobatku Raudah jelma insankan

dari generasi ke generasi pasti untuk hidup

abadi 

Ku dengar ku simak jalan didik mu untuk mendidik insan untuk hidupnya nanti

Lanjutkan sobat moga Allah memberi berkah untuk petuahmu

* Tantawi Panggabean, penyair Padangsidimpuan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here