Putri sulung Hakim Jamaludin Kenny Akbari jadi saksi kasus pembuhan Abunya

Spontan ucapan Kenny yang terlontar memohon kepada majelis hakim agar menghukum mati Bunda Zuraida dan kedua temannya itu. “Karena Ia telah menghabisi nyawa Abu ku,” ucapnya.

Medan-Intipnews.com:“Tak sangka Bunda senekad itu. Apa salah Abu, Bunda? Sehingga sampai dibunuh?” Begitu kata-kata Kenny Akbari Jamal anak sulung almarhum Hakim PN Medan Jamaludin. Saat menjadi saksi pembunuhan Abunya, mata dan pipinya dibanjiri air mata sedih.

Apalagi setiap menatap wajah istri kedua ayah [Abunya] yang kemudian membunuhnya, karena ingin segera menikah dengan Jefri yang disuruh mebunuh Abu supaya bisa kawin dengannya.

Di Pengadilan Negeri PN Medan, Selasa 7 April 2020 itu Kenny diminta memberikan kesaksian di persidangan kasus pembunuhan ayah kandungnya [Hakim Jamaludin]. Sidang mengadirkan Zuraida Hanum adalah ibu tirinya yang menjadi otak pembunuhan Abunya yaitu Jefri dan Reza.

Kenny dalam kesaksiannya menyampaikan, ayahnya [Jamaluddin] bukan tipe pemarah, dan kasar seperti tudingan terdakwa Zuraida Hanum. Bahkan di hadapan Penuntut umum yang dipimpin Kasi Pidum Kejari Medan, Parada Situmorang dan Ketua Majelis Hakim,  Erintuah Damanik, Kenny menyampaikan kecurigaan semenjak Abu [Jamaluddin], ditemukan tak bernyawa 29 November 2019 lalu.

Kenny Akbari kembali sangat sedih menyimak pengakuan terdakwa ibu tirinya Zuraidah yang dipanggilnya Bunda itu, menjelek-jelekkan Abunya. Jamaluddin, kata Zuraidah banyak ceweknya. Tak hanya itu ada temuan alat kontrasepsi di dalam mobilnya.

Hal yang mengejutkan dari pernyataan Zuraida, Jamaluddin pernah hendak berbuat tak senonoh dengan anak perempuan dari hasil perkawinannya dengan suaminya yang pertama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here