Anggota DPRD Medan, Antonius Tumanggor

Tidak ril data bantuan pemerintah menimbulkan kekecewaan dan menumbuhkan sakit hati warga di tengah penderitaan terdampak Covid 19…

Medan-Intipnews.com:Politisi Nasdem, Antonius Tumanggor berjanji akan membawa Kasus hilangnya nama-nama warga penerima BST di Kantor Pos Medan, ke Komisi 2 DPRD kota Medan.

“Kita akan segera memanggil Dinas Sosial [Dinsos] Kota Medan dan pihak Kantor Pos Medan agar dapat singkron antara data yang dimiliki oleh kedua instansi tersebut terkait penerima BST,” ungkap Antonius, kepada wartawan kemarin.

Antonius Tumanggor,S.Sos, mengungkapkan hal itu setelah menerima laporan soal pencairan Bantuan Sosial Tunai [BST] yang berasal dari pemerintah pusat, di Medan mendapat masalah.

Sebelumnya warga tersebut mengetahui namanya terdaftar untuk menerima BST senilai Rp 600 ribu, harus pulang dengan tangan hampa dan rasa kecewa, tak dapat apa-apa.

Sebagaimana dialami warga Jalan Notes No.26, Kecamatan Medan Petisah Bona Halasan Silitonga, yang melaporkan kasusnya  ke Antpnius melalui Sopo Restorasi Jalan Mesjid Kelurahan Sei Agul Kecamatan Medan Barat,

Awalnya namanya tercantum di website Kementerian Sosial sebagai penerima bantuan BST Rp 600 ribu perbulan untuk masyarakat terdampak Covid 19.

Namun di Kantor Pos Medan, petugas yang mencairkan uang BST menyebutkan atas nama Bona Halasan Silitonga tidak ada tertulis di daftar penerima bantuan.

Menurut Bona, di kantor Pos Medan, dia tidak sediri. Banyak warga lainnya yang mengalami nasib yang sama. Antaralain Henry Lupini Sitanggang, warga Jalan Notes No.11 mengeluh, karena tidak mendapat bantuan BST Rp 600 ribu, kendati namanya terdaftar.

Anggota DPRD kota Medan, Antonius sangat menyayangkan tidak validnya data dari pemerintah pusat dengan data yang ada di Dinas Sosial Kota Medan. “Ini  sangat mengecewakan warga yang sudah berharap bantuan itu dapat menyambaung hidup keluarganya di tengah pandemi Covid 19, ” ujarnya.

Menurutnya, tidak rinya datal bantuan pemerintah ini menimbulkan kekecewaan masyarakat dan menumbuhkan rasa sakit hati di tengah penderitaan terdampak Covid 19. * Itp-03

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here