Ketua KPU Kota Medan, Agussyah R Damanik. Foto Istimewa

Penyelenggaraan pilkada di tengah pandemik Covid 19 ini sendiri banyak menuai kritik dan juga dukungan…

Medan-Intipnews.com:Pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak [Pilkada] di tengah pandemik Covid 19 membuat adanya perubahan-perubahan seputar teknis penyelenggaraan.

Perubahan-perubahanini terjadi mengingat dalam pelaksanaannya, KPU harus mematuhi protokol kesehatan yang menjadi anjuran pemerintah dalam mencegah penularan virus corona yang mematikan tersebut.

Ketua KPU Kota Medan, Agussyah R Damanik mengatakan untuk menyesuaikan pelaksanaan dengan penerapan protokol kesehatan, mereka mengestimasi penambahan jumlah TPS sebanyak 1.800 TPS.

Dengan demikian jumlah TPS diperkirakan sebanyak 5.000 dari sebelumnya yang hanya 3.200 TPS. “Estimasi kita jumlah TPS menjadi 5.000 TPS dengan maksimal jumlah pemilih 500 per TPS,” ungkapnya.

Sebelumnya, lanjutnya, “Kan 3.200 dengan maksimal jumlah pemilih 800 per TPS,” katanya, Kamis 4 Mei 2020. Sementara Koordinator Divisi Teknis Penyelenggara KPU Medan, Rinaldi Khair menyebutkan dengan penambahan jumlah tersebut maka otomatis akan ada penambahan jumlah petugas di TPS nantinya.

Termasuk penambahan anggaran untuk rekrutmen dan honor. Mereka memastikan akan melakukan rekrutmen untuk penambahan namun hal ini masih menunggu petunjuk dari KPU RI maupun KPU Sumatera Utara [Sumu].

Diketahui, pemerintah sudah menyepakati penyelenggaraan Pilkada serentak 2020 digelar pada 9 Desember mendatang. Penyelenggaraan pilkada di tengah pandemik covid 19 ini sendiri banyak menuai kritik dan juga dukungan. *IWO Medan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here