Bupati Asahan, H Surya saat melantik pejabat eselon 2

Ada ASN narkoba di Asahan, dilakukan lurah. Saat ini sedang proses pencopotan jabatan. Ada 2 ASN dinas pendidikan asusila, ditemukan telanjang dalam mobil, langsung dicopot jabatannya…

Asahan-Intipnews.com:Aparatur sipil negara [ASN] yang terpapar radikalisme, narkoba, korupsi dan asusila, tidak akan mendapat jabatan. Hal itu ditegaskan Bupati Asahan, H Surya BSc.

Penegasan, ungkap Bupati menindaklanjuti permintaan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi [PAN-RB], Tjahjo Kumolo.” Kalau Menteri ada 3 hal, saya tambahkan satu dengan kasus asusila,” ucap Surya, Senin 29 Juni 2020 saat melantik pejabat eselon 2 di gedung Bupati.

Diketahui kasus-kasus tersebut ada dilakukan ASN di lingkungan Pemkab Asahan. Kemarin Lurah di Asahan gunakan narkoba yang saat ini proses pencopotan jabatan. Ada juga kasus asusila dilakukan 2 ASN dinas pendidikan, ditemukan bugil dalam mobil langsung dicopot dari jabatannya. ASN terlibat kasus Korupsi juga mendapatkan proses hukum yang sesuai aturan.

Terkait pemecatan ASN, Bupati H Surya menyebutkan, persoalan pemecatan diproses sesuai peraturan dan perundangan undangan ASN. “Kita sangat mendukung apa yang menjadi kebijakan pemerintah terkait dengan pembinaan ASN,” ujar Surya, seraya berharap ASN Asahan ke depan tidak ada terlibat 4 hal tersebut.

* Laporan Dolly Simbolon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here