634 Platform Perdagangan Berjangka Ilegal di Hentikan

156

Medan-Intipnews.com: Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI), Tongam Lumban Tobing(foto) mengatakan saat ini SWI telah melakukan penghentian  634 platform perdagangan berjangka ilegal, termasuk binary optionseperti Binomo, IQ Option, Olymptrade, serta platform lain sejenisnya , Siaran Pers, pemblokiran terhadapsitus/web/domain, dan juga menyampaikan laporan informasi kepada pihak Kepolisian RI

“Kami memanggil  5 affiliator Binary Option dan meminta untuk menghentikan promosi sertameng hapus konten yang menawarkan Binary Option dan trading forex ilegal,” katanya, Senin (21/2/2022).

Dikatakannya, belakangan ini marak penawaran investasi berbasis website ataupun aplikasi yang harus diwaspadai karena pelakunya memanfaatkan ketidakpahaman masyarakat untuk menipu dengan cara iming-iming pemberian imbal hasil yang sangat tinggi dan tidak wajar, namun terlebih dahulu masyarakat diminta menempatkan atau menyetorkan dananya.

“SWI meminta masyarakat agar sebelum melakukan investasi untuk memahami hal-hal sebagai berikut yakni pertama memastikan pihak yang menawarkan investasi tersebut memiliki perizinan dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan,” ujarnya.

Kedua, memastikan pihak yang menawarkan produk investasi, memiliki izin dalam menawarkan produk investasi atau tercatat sebagai mitra pemasar.

“Ketiga memastikan jika terdapat pencantuman logo instansi atau lembaga pemerintah dalam media penawarannya telah dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.Itp05