Afif Abdillah Minta Warga Manfaatkan Jampersal dan BPJS Gratis

11
Afif Abdillah Minta Warga Manfaatkan Jampersal dan BPJS Gratis
Anggota DPRD Kota Medan, Afif Abdillah SE saat Sosialisasi Perda Kota Medan Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jl Ramlan Yatim No 6 Depan Kantor Lurah Kotamatsum III Kel Kota Matsum III Kec Medan Kota, Sabtu (6/12). | Foto: Ist

Medan-Intipnews.com: Anggota DPRD Kota Medan Afif Abdillah SE  meminta masyarakat memanfaatkan program Jaminan Persalinan (Jampersal) yang anggarannya mencapai Rp 5 miliar setiap tahunnya. Tapi disayangkan anggaran hanya terpakai Rp 1,2 miliar yang artinya banyak masyarakat belum mengetahui dan mengetahui program Jampersal.

“Bagi ibu-ibu yang belum tahu tentang program Jampersal tanyakan saja ke Kepala Lingkungan. Program ini sangat membantu bagi ibu-ibu yang mau melahirkan,” katanya.

Hal ini dikatakan Afif Abdillah SE saat melakukan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan (foto), Senin 6 Desember 2021 di Jl Ramlan Yatim No 6 Depan Kantor Lurah Kotamatsum III Kel Kota Matsum III Kecamatan Medan Kota.

Afif juga meminta kepada perangkat kelurahan di Kota Medan untuk pro aktif dalam pendataan warga miskin, khususnya Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Saat ini, pemerintah pusat telah memiliki program bantuan baru yang dimasukkan ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS. Jadi, semua bentuk bantuan sosial, datanya akan diambil dari DTKS. Makanya, perangkat kelurahan harus pro aktif mendata warga miskin,” katanya.

Selain itu  Afif, meminta warga Kota Medan untuk memanfaatkan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan gratis dan Program Jaminan Persalinan (Jampersal) untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis yang ditanggung oleh pemerintah. Apalagi, didalam APBD 2022 alokasi kepesertaan PBI BPJS bertambah sebanyak 100 ribu warga. Maka total keseluruhan 450 ribu dari 350 ribu peserta sebelumnya.

“Selama 2 tahun ini, Fraksi NasDem DPRD Medan telah memperjuangkan penambahan alokasi PBI. Alhamdulillah APBD 2022 yang telah disahkan disetujui penambahan kepesertaan 100 ribu. Ini murni perjuangan kita sesuai impian, agar warga Kota Medan berobat ke rumah sakit hanya cukup dengan membawa KTP,” sebutnya.

Dikatakan Afif, Fraksi NasDem akan terus memperjuangkan agar seluruh warga Kota Medan dapat jaminan kesehatab gratis yang ditanggung oleh Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Sehingga masyarakat ke depannya tidak lagi takut untuk berobat ke dokter dan rumah sakit karena memikirkan biaya pengobatannya. “Perjuangan kami adalah agar ditahun 2024 nambah 100 ribu lagi sehingga seluruh warga Kota Medan sudah dicover oleh BPJS. Karena kalau kita sehat, baru bisa bekerja mencari rezeki,” ungkap Ketua Fraksi NasDem DPRD Medan ini.

Afif yang duduk di komisi II DPRD Kota Medan ini, memaparkan Perda No. 4 tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan terdiri dari XVI Bab dan 92 Pasal. Bab I Pasal 1 di ketentuan umum disebutkan Sistem Kesehatan sebagai pedoman penyelenggaraan pembangunan kesehatan di wilayah Kota Medan. Tujuan sebagaimana tertuang pada Bab II adalah untuk mewujudkan tatanan kesehatan yang mampu melibatkan partisipasi semua unsur terkait meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kota. * itp05