Afif Abdillah SE: Ajak Warga Mendukung Program Pemko Medan

21
Foto: Afif Abdillah gelar Sosper Tenatang Kebersihan

Menjaga Kebersihan

Medan-Intipnews.com: Anggota DPRD Kota  Medan  Afif Abdillah  mengajak warga untuk mendukung program Pemko Medan terkait kebersihan. Ia juga mendorong Pemko Medan memberikan dan memfasilitasi sarana dan prasarana tempat dan angkutan sampah di Kota Medan. “Jika kita warga dan Pemko Medan saling mendukung soal upaya kebersihan, maka lingkungan kita akan bersih,” ucapnya saat melaksanakan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan No 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan AR Hakim Kelurahan Pasar Merah Timur Kecamatan Medan Area , Sabtu 15 Januari 2022.

Dia juga  meminta kepada seluruh masyarakat Medan untuk meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan, dan warga dapat mewadahi sampai mulai dari rumah hingga lingkungan masing-masing.

Disampaikan Afif yang juga Ketua DPC NasDem Kota Medan itu , dengan penanganan sampah yang benar yakni membuang sampah pada tempatnya berdampak bagus untuk kesehatan. Selain itu, dengan  mewadahi sampah dengan benar akan meminimalisir kondisi banjir.

“Jangan lagi ada sampah berserak yang akhirnya jatuh ke parit. Tentu mengakibatkan parit jadi tumpat sehingga aliran drainase terganggu dan mengakibatkan banjir. Kita harus sadar dengan kebersihan, budayakan kutip sampah, kebersihan itu sangat penting, ” sarannya.

Ditambahkannya, terkait sarana pendukung kebersihan. Untuk Tahun 2022, DPRD bersama Pemko Medan sudah mensahkan anggaran sampah di APBD TA 2022 sebesar Rp 496,6 M lebih. Begitu juga pengadaan truk sampah ditambah 10 unit dan 100 becak.

Dalam kesempatan itu Afif memaparkan dan sosualisasi yakni Perda No 6 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Persampahan. Perda memiliki sanksi pidana seperti hukuman badan dan denda bagi perorangan maupun badan yang melanggar perda No 6 Tahun 2015.

Dalam isi Perda No 6 Tahun 2015 sudah jelas disebutkan pada BAB XVI, ada ketentuan pidananya yakni pada pasal (1) berbunyi, Setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 32 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau pidana denda paling banyak Rp.10.000.000 (Sepuluh Juta Rupiah).

Pada ayat (2), Setiap badan yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 32 dipidana denda paling banyak Rp.50.000.000,- (Lima Puluh Juta Rupiah). Perda No 6 Taun 2015 ini memiliki 37 pasal dan XVII BAB.

Bahkan pada Pasal 13 telah disebutkan Pemko Medan diwajibkan dilakukan pelatihan bidang pengelolaan persampahan.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Lurah, Pasar Merah Timur,  Tomi Sidabalok, menyatakan, di wilayahnya hanya memiliki 11 petugas yakni bestari, petugas melati, supir dan kernek bus. Dengan kondisi tqersebut, diharapkan Pemko Medan dapat di Kelurahan Pasar Merah Timur sehingga minimal dapat mengatasi sampah 

“Di kelurahan ini banyak pedagang, jadi sampah lebih banyak sedangkan petugas masih minim. Jadi kita juga berharap kerjasama masyarakat untuk menjaga kebersihan dan jangan buang sampah sembarangan apalagi di parit-parit,” imbuhnya.itp05