Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Bobby Nasution Miliki Strategi

17
Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Bobby Nasution Miliki Strategi
Foto: Istimewa

MedanIntipnews: Untuk mengantisipasi gelombang ketiga Covid-19, Walikota Medan Bobby Nasution memiliki strategi agar tidak terjadi penyebaran dan lonjakan, salah satunya adalah akselerasi vaksinasi yang harus terus digencarkan.

Meskipun saat ini Kota Medan berstatus PPKM level 2, Bobby Nasution terus berupaya agar tidak terjadi penyebaran virus dan lonjakan angka Covid-19. Akselerasi vaksinasi harus terus digencarkan, sebagai langkah antisipasi potensi gelombang ketiga jika terjadi di Provinsi Sumut terutama Kota Medan.

Akselerasi vaksinasi ini juga merupakan upaya mempercepat terbentuknya herd immunity (kekebalan kelompok) di masyarakat. Oleh karenanya Pemko Medan terus menggenjot vaksinasi dengan sistem jemput bola, guna memudahkan masyarakat.

“Pemko Medan saat ini terus mengebut vaksinasi terhadap masyarakat. Selain upaya mempercepat herd Immunity, Hal ini juga dilakukan sebagai antisipasi jika terjadi potensi gelombang ketiga,” Kata Bobby Nasution.

Antisipasi dilakukan karena pemerintah pusat memprediksi gelombang ketiga Covid-19 terjadi setelah Natal dan Tahun Baru, yakni pada Desember 2021 hingga Januari 2022. Oleh karenanya strategi yang dilakukan Bobby Nasution diharapkan dapat mengantisipasi gelombang ketiga tersebut.

Selain akselerasi vaksinasi, strategi lain yang dilakukan Bobby Nasution adalah penegakan disiplin warga dalam melaksanakan protokol kesehatan (Prokes) dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di setiap Wilayah.

Termasuk melakukan 3T, yakni testing (pengetesan), tracing (pelacakan), dan treatment (perawatan) khususnya bagi 9 atau 15 orang kontak erat terhadap seorang pasien terkonfirmasi Covid-19.

Selanjutnya strategi mengantisipasi gelombang ketiga Covid-19 adalah dengan mengeluarkan surat edaran bagi ASN agar tidak cuti akhir tahun ini hingga awal 2022. Ini dilakukan guna mengurangi mobilitas khususnya pada akhir tahun.

“Kita sudah keluarkan Surat Edaran agar ASN tidak mengambil cuti akhir tahun. Ini agar dapat mengurangi mobilitas, apalagi Pemerintah Pusat telahmenghapus cuti bersama Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 guna menekan laju penyebaran Covid-19 di tanah air,” Jelas Bobby.

Bobby juga menambahkan, strategi lain adalah dengan mempertimbangkan pemberlakuan penyekatan di titik perbatasan Kota Medan. Sebelum diberlakukan penyekatan, terlebih dahulu dipantau perkembangan atau lonjakan angka Covid-19, jika terjadi lakukan penyekatan.

Plt Kadis Kesehatan dr Mardohar Tambunan mengungkapkan bahwa akselerasi vaksinasi terus dilakukan ke masyarakat. Selain itu sesuai arahan Walikota Medan vaksinasi terus gencar dilakukan sebagai upaya mengantisipasi gelombang ketiga.

“Menyikapi gelombang ketiga Covid-19 yang biasanya terjadi setelah hari-hari besar maupun akhir tahun dan juga berdasarkan pengalaman sebelumnya, maka kita genjot vaksinasi dan gencarkan 3T,” jelas Mardohar.

Untuk capaian vaksinasi di Kota Medan per awal November sudah mencapai 66 persen lebih. Tentunya capaian ini akan terus meningkat sejalan dengan pelaksanaan vaksinasi yang terus berlangsung, jelas Mardohar. * Itp04