Aparat Keamanan Optimal Cegah Radikalisme Jelang Nataru

16

Oleh : Haikal Fathan Akbar 

Aparat keamanan Republik Indonesia (RI) yang terdiri dari pasukan gabungan terus memastikan bagaimana situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bisa berjalan dalam kondisi yang kondusif, utamanya dari ancaman radikalisme dan terorisme menjelang perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru mendatang.

Seperti diketahui bahwa sebentar lagi, seluruh masyarakat di Indonesia, bahkan di dunia akan segera merayakan Hari Raya Natal untuk kaum Nasrani dan juga adanya perayaan pergantian Tahun Baru menuju ke tahun 2024. Tentunya biasanya dalam seluruh perayaan tersebut akan disambut dengan sangat gegap gempita oleh berbagai kalangan elemen masyarakat di Tanah Air dengan berkumpul bersama sanak keluarga tercinta dan melakukan berbagai hal lain secara bersama-sama.

Namun, ternyata suka cita tersebut juga masih memiliki potensi gangguan dan juga ancaman yang terus dilakukan oleh beberapa pihak ataupun kelompok yang tidak bertanggung jawab dan terus berupaya untuk melakukan gangguan hingga menyebarkan teror. Justru, biasanya pergerakan dari organisasi teroris akan semakin gencar tatkala mendekati momen-momen perayaan besar seperti halnya Nataru nanti.

Maka dari itu, mengetahui akan adanya gangguan dan potensi ancaman yang terus saja mungkin dilakukan oleh para teroris tersebut, aparat keamanan langsung bergerak dengan cepat melakukan berbagai langkah dan strategi pengamanan secara sangat komprehensif bahkan jauh hari sebelum perayaan Natal dan Tahun Baru diselenggarakan.

Mulai dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror, kemudian juga menggandeng Tentara Nasional Indonesia (TNI), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) hingga Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), seluruhnya dikerahkan untuk bisa menjamin dan memastikan supaya suasana dalam perayaan Nataru bisa berjalan dengan kondusif dan aman.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memiliki komitmen yang sangat kuat untuk bisa memberikan pengamanan yang terbaik pada saat perayaan Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 terhadap seluruh masyarakat di Indonesia. Dirinya mengaku bahwa tentunya seluruh kegiatan yang dilakukan masyarakat pada akhir tahun tersebut harus bisa diamankan dengan seoptimal mungkin.

Bukan hanya itu, namun seluruh jajaran aparat keamanan juga dipastikan akan memberikan pelayanan yang terbaik bagi semua masyarakat di Tanah Air dalam merayakan Natal maupun Tahun Baru, sehingga seluruh kegiatan bisa berjalan dengan baik, lancar, aman dan juga penuh akan kondusifitas.

Tentunya bukan tanpa alasan mengapa komitmen sangat kuat dalam melakukan pelayanan dan pengamanan terbaik itu dilakukan. Pasalnya, jika merujuk pada data yang dikemukakan oleh pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sendiri bahwa jumlah arus mudin maupun arus balik pada akhir tahun mendatang diprediksi akan mengalami peningkatan.

Maka dari itu, pengamanan dan pelayanan yang terbaik memang harus mampu dilaksanakan dengan sangat optimal agar segenap elemen masyarakat bisa merayakan Natal dan Tahun Baru dalam suasana dan perasaan yang penuh akan keamanan, kenyamanan hingga kedamaian.

Tidak hanya sekedar dari aparat keamanan saja, namun diharapkan pula bahwa seluruh stakeholder atau pemangku kepentingan lain mampu benar-benar saling membantu untuk memberikan pelayanan terbaik mereka demi masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan Nataru.

Termasuk pula, seluruh jajaran aparat keamanan juga diminta untuk bisa meningkatkan kewaspadaan mereka terhadap adanya potensi bencana alam, sehingga bukan hanya sekedar mewaspadai potensi gangguan dari teroris semata. Potensi bencana alam yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi pun bahkan pada saat di tengah momen perayaan Nataru penting untuk diperhatikan.

Pasalnya, belakangan ini memang situasi sudah mulai masuk ke dalam musim penghujan, yang mana dalam satu bulan ini bisa dilihat di beberapa wilayah berpotensi untuk terdampak bencana alam, baik itu banjir maupun tanah longsor. Penting pula kepada semua pihak untuk saling merapatkan barisan demi mencegah apapun yang tidak diinginkan terjadi sehingga seluruh masalah yang akan dihadapi nantinya bisa terpecahkan dengan baik.

Sejauh ini, koordinasi dari pihak aparat keamanan personel gabungan seperti TNI, Polri hingga termasuk kepada Kementerian atau Lembaga serta seluruh stakeholder terkait lainnya terus berjalan dengan sangat baik guna memastikan perayaan Nataru oleh masyarakat bisa benar-benar berjalan dengan lancar.

Di sisi lain, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Sandi Nugroho juga turut memberikan respon mengenai bagaimana uoaya mitigasi akan berbagai macam kerawanan dalam pengamanan Nataru 2023-2024 nanti, di mana pihaknya akan mengerahkan sejumlah personel yang dibantu dengan pihak lain.

Semua pengamanan yang dilakukan difokuskan utamanya pada obyek vital seperti meliputi tempat ibadah, objek wisata, pusat perbelanjaan, termasuk juga dengan mendirikan pos pengamanan, pos pelayanan serta pos terpadu hingga upaya untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam.

Situasi yang aman, tertib dan juga kondusif pada saat perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) telah dipastikan akan bisa berjalan dengan lancar, senada dengan bagaimana komitmen kuat yang dimiliki oleh seluruh jajaran aparat keamanan dari personel gabungan dalam memberikan pelayanan dan pengamanan dengan sangat maksimal.

 Kontributor Vimedia Pratama Institute