Apel Bersama Satpol PP, Bobby Nasution: Jangan Ada Gesekan, Tebang Pilih & Harus Humanis

43
Apel Bersama Satpol PP, Bobby Nasution Jangan Ada Gesekan, Tebang Pilih & Harus Humanis
Foto: Istimewa

MedanIntipnews: Peran Satpol PP sangat besar dalam penegakan peraturan daerah (Perda) di wilayah Kota Medan serta menjalankan program Pemko Medan, salah satunya dalam mendisiplinkan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di lapangan mulai dari Level 4 hingga kini Level 2. 

Dalam menjalankan tugasnya tersebut, tak jarang terjadi gesekan antara personil Satpol PP dan masyarakat. Diharapkan, gesekan yang terjadi di lapangan itu harus bisa diperbaiki ke depannya.

Hal ini disampaikan Walikota Medan Bobby Nasution saat memimpin Apel Bersama Satpol PP Kota Medan dan Batalion Jalak Cakti dalam rangka Pemantapan Kegiatan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat serta Perlindungan Masyarakat, di Stadion Kebun Bunga, Jalan Candi Borobudur Medan, Kamis (4/11/21).

“Saya berharap agar gesekan yang terjadi di lapangan harus bisa kita perbaiki ke depannya. Satpol PP dalam melaksanakan tugas telah berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Oleh karena itu kita yang menertibkan dan menegakkan peraturan sangat dekat dengan kata-kata yang dibenci serta tidak disukai oleh masyarakat kita sendiri,” kata Bobby Nasution.

Dihadapan para personil Satpol, Bobby Nasution selanjutnya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasihnya atas kerja keras dan dedikasi yang telah diberikan seluruh personel Satpol PP, terutama di masa pandemi  Covid-19 sehingga kasus terkonfirmasi positif virus Corona terus menurun sehingga Kota Medan kini berada di Level 2 dalam penerapan PPKM.

Selanjutnya Bobby Nasution meminta personil Satpol PP ketika melaksanakan tugas di lapangan agar tidak tebang pilih, sebab masyarakat saat ini bisa melihat suatu kejadian di manapun dan kapan pun melalui kecanggihan teknologi.

Bobby mencontohkan penertiban bangunan, meski pun bangunannya bagus, sekalipun harus tetap ditertibkan jika salah. Hal-hal seperti ini, tegas Bobby, harus terus jaga di lapangan.

Didampingi Asisten Pemerintahan dan Sosial Setda Kota Medan HM Sofyan, Plt Kasatpol PP Rakhmat Adi Syahputra Harahap dan Camat Medan Petisah Agha Novrian, Bobby Nasution berpesan agar Satpol PP dalam menjalankan di lapangan harus bersifat humanis dengan tetap menjalankan tugas pokok sesuai dengan peraturan.

Apalagi  Satpol PP yang wanita, pesan Bobby mengingatkan, harus lebih mengutamakan berkompromi dan bernegosiasi dalam melaksanakan tugas di lapangan. 

“Jangan langsung main sikat walaupun sesuai dengan ketentuan dan peraturan, mereka itu salah. Keadilan dan kesetaraan harus ditunjukkan sebagai contoh.

Ketertiban masyarakat dan keindahan kota harus tetap kita jaga seperti menertibkan baliho dan penyakit masyarakat di antaranya tempat-tempat yang ada Pekerja Seks Komersial (PSK) harus diberantas dan dihilangkan,” tegasnya.

Terakhir walikota juga berharap dalam menghadapi libur Natal dan Tahun Baru 2022, Bobby berpesan harus sama-sama diantisipasi agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19.

“Kalau ibadah tidak akan dilarang, namun kegiatan di luar yang memicu kerumunan, seperti berlibur di tempat wisata sehingga dapat memicu terjadinya kenaikan Covid-19 harus diantisipasi. Oleh karena itu sama-sama kita menjaga agar tetap landai dan terjaga,” harapnya.

Sementara itu Plt Kasatpol PP PP Rakhmat Adi Syahputra Harahap langsung mengamini apa yang disampaikan walikota tersebut. Ditegaskannya, permintaan walikota agar personil Satpol PP dalam menjalankan tugas harus bersifat humanis akan menjadi PR (pekerjaan rumah). 

“Personil Satpol PP tidak boleh lagi melakukan tindakan yang arogan. Hal ini bukan mudah, sebab kita tahu tipikal masyarakat Kota Medan seperti apa. Apapun itu, kami tetap melaksanakan tugas sesuai dengan peraturan yang ada, hanya saja tinggal bagaimana menciptakan Satpol PP yang humanis dan profesional di lapangan,” ungkap Rakhmat. * ril/itp04