Atap Bangunan Dicuri dan Fasilitas Dirusak, Kepala Sekolah Lapor Polisi

31
Atap Bangunan Dicuri dan Fasilitas Dirusak, Kepala Sekolah Lapor ke Polisi
Pekerja sedang memasang atap bangunan Sekolah Dasar Negeri 200218 Padangsidimpuan. (Foto: Itp-Hadiansyah P)

SidimpuanIntipnews: Terkait hilang atau dicurinya seluruh atap bangunan serta rusaknya berbagai fasilitas sekolah, Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri 200218 Padangsidimpuan, Alihot Suhaimi Harahap, membuat laporan ke Polres Sidimpuan.

Pengaduan Alihot diterima Kanit III SPKT, Aiptu Timbul Harahap sesuai dengan Surat Tanda Terima Laporan Polisi Nomor STPL/336/X/SPKT/Polres P Sidimpuan/Polda Sumatera Utara, laporan tentang Pasal 363 KUH Pidana.

“Pencurian dan perusakan itu sudah saya laporkan ke polisi, dan saat ini atas instruksi Walikota, Dinas Pendidikan sedang memperbaiki kembali bangunan dan mobiler yang rusak,” jelas Alihot Harahap, Senin (11/10/2021).

Menurut informasi dari Alihot, laporan polisi ini merupakan yang kelima kalinya dibuat kepala sekolah sejak tahun 2010 atau sejak Kota Padangsidimpuan dipimpin Walikota Zulkarnain Nasution, dan Andar Amin Harahap hingga Walikota saat ini Irsan Efendi.

Dijelaskan, atap bangunan yang dicuri sudah berulangkali diganti dan kerusakan fasilitas sekolah sudah diperbaiki, namun peristiwa pencurian dan perusakan tetap terus terjadi, terutama pada saat sekolah masih menerapkan proses belajar dalam jaringan (Daring).

“Saya sudah cari arsipnya, cuma surat tanda bukti laporan polisi tahun 2019 yang saya temukan, di mana saat itu kepala sekolah (Kepsek) dijabat Syafri Nasution dan laporannya itu juga tentang pencurian,” ungkap Alihot Harahap.

Saat ini, lanjut Alihot, jumlah murid sekolah hanya 6 orang, jumlah guru 2 orang ditambah satu orang kepala sekolah, serta satu orang tenaga honorer sebagai penjaga sekolah.

“Keenam murid dan dua guru itu kita tumpangkan di SD Negeri terdekat atau di sekitar Stadion HM Nurdin, yang berjarak sekitar 1 Km dari sekolah ini,” ujar Alihot Harahap Kepala SD Negeri 200218 Padangsidimpuan. * Hadiansyah Panjaitan