Bimtek Kemudahan Berusaha OSS RBA DPMPTSP Labuhanbatu Sepi Peserta

196

Labuhanbatu-Intipnews.com: Bimbingan Teknis/ Sosialisasi Kemudahan Berusaha Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) dan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) tahun 2022 yang dilaksanakan Oleh Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Labuhanbatu di Wisma Almira Syariah, Jalan Gatot Subroto, Rantauprapat, sepi peserta.

Kegiatan itu dilaksanakan selama 6 hari yang dimulai sejak 26 September hingga 01 Oktober 2022. Pantauan wartawan dihari kelima bimbingan teknis itu, Jum’at (30/09/22), kegiatan baru dimulai pada pukul 10.30 Wib dan hanya diikuti oleh 19 orang peserta (foto).

Kepala Bidang Penanaman Modal dan Investasi DPMPTSP Kabupaten Labuhanbatu, Rahmadsyah ketika dikonfirmasi wartawan, Jum’at (30/09/22) mengatakan, pembawa acara kegiatan berasal dari DPMPTSP Labuhanbatu. Begitu juga dengan moderator, juga berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) DPMPTSP Labuhanbatu. Sedangkan narasumber berasal dari DPMPTSP Provinsi Sumatera Utara dan Dinas Koperasi dan UKM Pemkab Labuhanbatu.

Dia mengakui bahwa bimbingan teknis itu sepi peserta. Peserta yang mengikuti bimbingan teknis selama 6 hari ditargetkan sebanyak 150 orang. Namun sampai dengan hari ke lima, peserta yang mengikuti kegiatan belum sampai 100 orang peserta.

” Hampir seratus (peserta). Hari pertama ramai. Hari kedua turun hujan, jadi sedikit yang datang. Hari ketiga hadir tiga puluh orang peserta. Hari ini baru ini lah yang hadir” katanya.

Dia mengatakan, peserta bimbingan teknis berasal dari pengusaha dan UMKM di Labuhanbagu. Namun banyak peserta yang tidak hadir meski telah diundang terutama perusahan perkebunan dan pengusaha hotel dan pusat perbelanjaan.

” Sudah kuwanti-wanti nya kegiatan ini. Dilaksanakan atau tidak. Kalau dilaksanakan takut kita pengusaha tak datang. Suzuya dua-dua nya tak datang itu” katanya.

Rahmadsyah yang akrab disapa Atan ini menyebut, dana kegiatan itu berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Kementerian Investasi dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia tahun anggaran 2022.

Saat disinggung berapa besaran DAK Non Fisik yang diterima oleh DPMPTSP Kabupaten Labuhanbatu, Rahmadsyah mengatakan, untuk bimbingan teknis itu dialokasikan sebesar Rp 135 juta.

Lebih lanjut dia menerangkan, terdapat dua kegiatan yang dapat dilaksanakan dengan menggunakan anggaran DAK Non Fisik Kementerian Investasi dan BKPM. Kegiatan pertama yakni Bimbingan Teknis/ Sosialisasi Kemudahan Berusaha Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) dan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) tahun 2022 yang sedang dilaksanakan saat ini.

Kedua, digunakan untuk pengawasan penanaman modal. Namun untuk kegiatan kedua baru dapat dilaksanakan setelah kegiatan Bimbingan Teknis/ Sosialisasi Kemudahan Berusaha Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) dan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) tahun 2022 selesai dilaksanakan dan dilaporkan ke Kementerian Investasi/BKPM.

Jika dalam kegiatan pertama yakni bimbingan teknis yang sedang dilaksanakan tidak memenuhi target 150 peserta, maka Kementerian Investasi dan BKPM tidak akan mengucurkan DAK untuk kegiatan kedua pengawasan penanaman modal.

” Makanya kalau tidak tercapai target kegiatan bimbingan teknis ini, habislah. Mana lagi bisa kita melaksanakan yang ke dua. Sekali ini saja lah kegiatan kita” terangnya.(Itp AAT)