Bupati Pakpak Bharat Hadiri Rapat Pengembangan Kawasan Pertanian Terpadu

115
foto :istimewa
Foto: Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor bersama Gubernur Sumatera Utara, H Edy Rahmayadi usai Rapat Pengembangan Pertanian Terpadu di Wilayah Kabupaten Pakpak Bharat, Dairi, Mandailing Natal, Padang Lawas Utara, dan Humbang Hasundutan di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Medan, Kamis (26/8/2022).Itp/Ist

Pakpak Bharat- Intipnews.com: Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor menghadiri Rapat Pengembangan Pertanian Terpadu di Wilayah Kabupaten Pakpak Bharat, Dairi, Mandailing Natal, Padang Lawas Utara, dan Humbang Hasundutan yang dipimpinn langsung  Gubernur Sumatera Utara, H Edy Rahmayadi  di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Medan, Kamis (26/8/2022).

“Kabupaten Pakpak Bharat dipandang punya peluang besar dalam pengembangan pertanian terpadu ini, mengingat luas potensi lahan pertanian maupun pengembangan tanaman pangan, perikanan dan peternakan sangat besar di Kabupaten Pakpak Bharat,”sebut Bupati dalam rapat bersama Gubsu .

Ia  juga mengatakan Kabupaten Pakpak Bharat sangat mempunyai  potensi tanaman pangan dan holtikultura, tanaman perkebunan, lahan peternakan,  terintegrasi perkebunan, serta lahan perikanan, maka Kabupaten Pakpak Bharat layak untuk dijadikan lokus pengembangan Kawasan Pertanian Terpadu.

Selain hal diatas katanya,  Kabupaten Pakpak Bharat merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba dan Kawasan Prioritas Pedesaan Nasional (KPPN), sehingga dirasa urgent untuk mendapat perhatian khusus dalam peningkatan produksi tanaman, penyediaan benih dan saprodi untuk tanaman pangan demi mewujudkan program ketahanan pangan di Kabupaten Pakpak Bharat.

“Saat ini kami sangat kesulitan dalam mengembangkan dan menggali semua potensi-potensi yang kami miliki, mengingat keterbatasan kesediaan Anggaran pada Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, maka bersama ini mohon kepada Bapak Gubernur Sumatera Utara untuk kiranya berkenan mengalokasikan bantuan pengembangan kawasan pertanian terpadu seluas 115 Ha di Desa Ulumerah, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu,”tandasnya.

Lebih jauh Bupati juga menjelaskan tujuan pengembangan pertanian terpadu ini adalah untuk Membantu petani dalam penyediaan bantuan benih varietas unggul dan saprodi tanaman pangan, hortikultura, peternakan, dan perikanan, menambah jumlah petani yang terfasilitasi dalam pengembangan Komoditi strategis Kabupaten Pakpak Bharat, meningkatkan produktivitas tanaman pangan, hortikultura, peternakan, dan perinakan di Kabupaten Pakpak Bharat, serta meningkatkan perekonomian petani dalam membantu percepatan pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat.

“Sebagaimana cita dan angan kami, menjadikan Kabupaten Pakpak Bharat yang berdaulat dan mandiri secara pangan, menjadikan masyarakat Pakpak Bharat yang sejahtera dan nduma, jelas Bupati.

Sementara itu Gubernur Sumatera Utara, H Edy Rahmayadi mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung pembangunan kawasan pertanian terpadu di Wilayah Pakpak Bharat, Dairi, Mandailing Natal, Padang Lawas Utara, Humbahas yang sedang digagas saat ini.

Gubernur berpesan kepada Bupati Pakpak Bharat, Bupati Padang Lawas Utara, Bupati Dairi, Bupati Humbang Hasundutan dan Sekda Mandailing Natal yang hadir dalam pertemuan ini, untuk selalu bersinergi dalam melaksanakan program pembangunan pertanian secara terpadu di Provinsi Sumatera Utara. Itp.SP