Dikecam Berbagai Lapisan Masyarakakat, Rocky Gerung Wajib Ditindak Tegas

55

Oleh : Alfarizqi Abdul
Berbagai lapisan masyarakat mengecam tokoh kontroversial Rocky Gerung karena memang sudah sepatutnya untuk bisa ditindak dengan sangat tegas oleh aparat penegak hukum. Hal tersebut akibat dari dampak panjang pernyataannya yang dinilai sangat merendahkan harkat serta martabat Presiden Jokowi.

Satuan Relawan (Satrel) Ganjarist Sumatera Selatan (Sumsel) memberikan kecaman yang sangat keras atas bagaimana pernyataan yang sempat dikemukakan oleh pengamat politik Rocky Gerung, yang mana ucapan tersebut dinilai telah melakukan penghinaan kepada Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) dan viral di berbagai media sosial (medsos) belakangan ini (Ilustrasi-Ist).

Bukan hanya memberikan kecaman keras saja, namun mereka juga langsung meminta kepada Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk sesegera mungkin melakukan tindakan hukum yang sepadan terhadap filsuf tersebut karena dianggap memang sudah menyalahi aturan dan bertentangan dengan amanah konstitusi negara dengan melakukan penghinaan kepada Kepala Negara.

Mengenai hal itu, Koordinator Provinsi (Korprov) Ganjarist Sumatera Selatan, Desmon Simanjuntak dalam sebuah konferensi pers menjelaskan bahwa pihaknya dalam satuan relawan Ganjarist Sumsel telah memiliki sikap dan pandangan serta pendapat terkait dengan bagaimana kekisruhan yang belakangan ini terjadi di media sosial.

Diketahui bahwa seorang subjek hukum bernama Rocky Gerung telah diduga mengeluarkan sebuah pernyataan yang menurut pihak relawan itu sangatlah tidak bermoral sama sekali. Kemudian, dari hasil yang telah dilihat oleh para relawan beserta dengan tim kuasa hukum itu, termasuk juga dari bagaimana bukti permulaan awal mula dari jejaring sosial pengamat politik tersebut, maka perkataan yang dia ucapkan itu dinilai sungguh telah sangat merendahkan harkat dan martabat dari Presiden Republik Indonesia (RI).

Dengan sangat tegas bahkan Korprov Relawan Ganjarist Sumateral Selatan itu mengemukakan bahwa perkataan yang telah diucapkan oleh filsuf tersebut sangatlah bejat dan sama sekali tidak bermoral. Mereka juga mengecam dengan sangat keras atas terlontarnya pernyataan dari pengamat politik itu dan merasa sangat tersakiti atas statement tersebut.

Bagaimana tidak, pasalnya perasaan sangat tersakiti itu didasarkan dengan semua warga negara Republik Indonesia (RI) yang sah dan telah memilih Bapak Joko Widodo (Jokowi) sebagai pemimpin bangsa ini serta seorang Kepala Negara RI yang sah, namun ternyata harkat serta martabat beliau justru direndahkan oleh Rocky Gerung.

Adanya tindakan serta kecaman yang keras dari berbagai pihak tatkala merespon seperti apa ungkapan dari pengamat politik itu juga menjadi salah satu kewajiban untuk bisa terus membela harkat dan martabat Kepala Negara terkait dengan bagaimana ungkapan yang dikemukakan secara tidak baik dan bahkan cenderung sangat merendahkan oleh sang filsuf.

Lebih lanjut, ternyata perkataan yang dikemukakan oleh Rocky Gerung tersebut juga dianggap sangatlah subjektif atau berdasarkan kepada pemikirannya sendiri, yang mana sama sekali tidak bisa berdasarkan dan juga tidak berdasarkan pada bukti-bukti yang konkret. Alih-alih disertai dengan bukti yang nyata, namun ungkapan itu justru sangatlah menghina dan menghujat Presiden RI ketujuh.

Kemudian, pihak Relawan Ganjarist juga berusaha untuk terus mendorong agar Polri mampu mengambil tindakan yang sangat tegas, yang mana tindakan tersebut dimaksud adalah minimal dengan melakukan tindakan secara preventif atau melakukan pencegahan. Pasalnya, akibat atau dampak berkepanjangan dari penyataan yang dikemukakan oleh sang filsuf itu bisa saja sangat berpotensi untuk menimbulkan banyak riak atau berbagai reaksi dari anak bangsa untuk ke depannya bisa saja ditiru dengan memberikan argumen yang tidak baik bahkan berpotensi pula untuk memecah belah keutuhan bangsa dan negara.

Aparat penegak hukum memang sudah selayaknya mengambil alih tindakan yang sangat tegas karena pihak yang dihina itu bukanlah seorang subjek hukum yang biasa, melainkan beliau adalah sosok Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan yang sah, yakni seorang Presiden RI.

Pada kesempatan lain, kecaman juga datang dari berbagai elemen masyarakat atas bagaimana dampak panjang ungkapan dari Rocky Gerung. Puluhan massa dari Forum Ormas Kebangsaan Kalimantan Tengah yang tergabung ke dalam sejumlah Ormas paguyuban melakukan aksi damai di depan Mapolda Kalteng. Kedatangan dari massa terseut merupakan imbas dari bagaimana ungkapan viral yang diduga adalah penghinaan kepada Kepala Negara.

Pernyataan sikap yang tegas dimiliki oleh organisasi kemasyarakatan tersebut, salah satunya adalah mendesak agar Kapolri langsung mampu memberikan tindakan hukum yang tegas kepada pengamat politik itu.

Penindakan tegas memang sudah selayaknya dilakukan dengan sesegera mungkin karena Rocky Gerung telah mengutarakan sebuah ucapan yang sangat merendahkan harkat serta martabat dari Presiden RI yang sah dan masih memimpin saat ini. Bahkan, banyak pihak kalangan masyarakat pun turut memberikan kecaman yang sangat keras kepadanya.

Penulis adalah kontributor Nusa Bangsa Institute