Disiplin Prokes dan Vaksinasi Lengkap Strategi Sukseskan Hidup di Era New Normal

15

Oleh : Dendy Rohmat

Pandemi belum selesai dan masyarakat harus mampu beradaptasi dengan keadaan. Salah satu bentuk adaptasi di era new normal tersebut adalah dengan selalu menerapkan Prokes dan telah mengikuti vaksinasi lengkap.

Ketika awal pandemi, masyarakat sempat panic buying sehingga masker, vitamin, bahkan jamu dan jahe merah jadi barang langka. Mereka amat takut terkena Corona sehingga melakukan apa saja agar tetap sehat. Selain itu, imbauan untuk tetap di rumah saja juga terus digaungkan karena memang mobilitas manusia bisa memicu kenaikan kasus covid harian.

Akan tetapi saat ini kita tidak usah bereaksi secara berlebihan menghadapi Corona di Era New Normal. Apalagi saat ini sudah ada vaksin Corona dan Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah dilonggarkan. Pandemi memang belum selesai tetapi bukan berarti harus mengurung diri di rumah sampai Corona hilang dari muka bumi.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa masyarakat bisa hidup di era new normal dengan protokol kesehatan dan vaksinasi. Boleh beraktivitas seperti biasa asal pakai masker dan menaati poin lain dalam protokol kesehatan (Prokes).

Dalam artian, protokol kesehatan masih menjadi syarat untuk beraktivitas di luar rumah. Kita memang tidak bisa hanya mengisolasi diri di rumah karena akan kesulitan mencari uang (karena tidak semua orang bisa work from home). Boleh untuk bekerja di luar asal memakai masker dan mematuhi Prokes.

Disiplin Prokes menjadi kunci untuk tetap survive di tengah pandemi. Pasalnya, mulai ada kalangan masyarakat yang kendor dan malas-malasan pakai masker. Kalau ada yang memakainya, tidak dalam posisi yang benar alias melorot dan percuma karena tidak menutup hidung dengan percuma.

Padahal WHO merekomendasikan pemakaian masker ganda dengan posisi masker disposable di dalam dan masker kain di bagian luar, untuk memperkuat filtrasi dan melindungi dari omicron. Jangan seenaknya melepas masker karena omicron bisa menyebar 70 kali lebih cepat daripada delta. Kebersihan masker kain juga wajib diperhatikan dan harus dicuci dengan air panas.

Selain masker, perhatikan juga poin lain dalam Prokes seperti mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan. Kedua hal ini yang paling banyak pelanggaran. Jangan malah sengaja membuat acara besar-besaran karena masih rawan penularan Corona. Bepergian ke luar kota (jika bukan untuk urusan yang penting) juga jangan dulu, apalagi ke luar negeri, masih rawan penularan omicron.

Vaksinasi juga menjadi syarat untuk sukses hidup di era new normal. Sudahkah Anda vaksin? Jangan lupa untuk vaksin sampai 3 kali dan periksa jadwal vaksin booster di  aplikasi Peduli Lindungi. Sudah banyak penyelenggaran vaksin, tak hanya di RS dan Puskesmas tetapi juga pihak swasta. Sehingga tidak ada alasan untuk menolak vaksin.

Vaksinasi amat penting karena bisa meningkatkan kekekebalan tubuh manusia, sehingga akan selamat dari bahaya Corona. Sementara booster diberikan untuk menyempurnakan imunitas. Jika sudah 3 kali vaksin maka dijamin selamat, tentu dengan syarat taat Prokes dan terus menjaga imunitas tubuh dan pola makan sehat, serta disiplin berolahraga.

Untuk sukses hidup di era new normal maka jangan meremehkan protokol kesehatan karena harus dilakukan, walau hanya pergi ke halaman rumah. Masker menjadi barang wajib yang harus dibeli saat belanja bulanan. Selain itu rajinlah untuk cuci tangan dan menaati poin lain dalam Prokes. Vaksin juga harus diikuti agar tubuh bebas Corona.

Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini