Dukungan Penuh Budi Gunawan pada Timnas DOTA 2 Indonesia, Target Juara Umum Masih Bisa Diraih

10
Foto: Budi Gunawan selaku Ketua Umum Pengurus Besar Esport Indonesia (PBESI) kepada Timnas DOTA 2 Indonesia dalam ajang IESF Bali 14th WEC 2022.(foto-Ist)

Oleh : Savira Ayu )*

Peranan dan dukungan penuh yang telah diberikan oleh Budi Gunawan selaku Ketua Umum Pengurus Besar Esport Indonesia (PBESI) kepada Timnas DOTA 2 Indonesia dalam ajang IESF Bali 14th WEC 2022 sudah sangat maksimal. Dengan seluruh dukungan hingga fasilitas tersebut, maka bukan tidak mungkin kalau target juara umum masih sangat bisa dirah dan terbuka lebar.

Belakangan ini permainan dari Tim Nasional (Timnas) Defens Of The Ancients (DOTA 2) Indonesia terus mencatatkan perkembangan yang sangat signifikan. Bagaimana tidak, pasalnya Timnas Indonesia bahkan mampu mengimbangi permainan dari Tim Filipina, yang notabene merupakan salah satu tim terbaik pada ajang DOTA 2 di Asia Tenggara.

Tidak bisa dipungkiri bahwa permainan yang disuguhkan oleh Timnas DOTA 2 Indonesia memang sangatlah memukau. Mengenai hal tersebut, Kepala Bidang Wasit dan Pelatih Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI), Christian Surjadi menyatakan bahwa asosiasi yang menaungi ekosistem olahraga elektronik di Tanah Air tersebut merasa sanga bangga dengan penampilan apik yang berhasil disajikan oleh Timnas Indonesia.

Meski melawan salah satu tim terkuat DOTA di Asia Tenggara, namun nyatanya seluruh pemain Timnas Indonesia sama sekali tidak kekurangan percaya diri. Mereka penuh akan optimisme sehingga mampu terus mengimbangi permainan dari Filipina. Hal itu menurut Christian berarti menunjukkan betapa berpotensinya dan betapa besar kemampuan para atlet esport Tanah Air.

Perlu diketahui, bahwa memang sebelumnya telah tersaji sebuah pertandingan yang sangat luar biasa dalam permainan DOTA 2 dalam ajang IESF Bali 14th World Esports Championships 2022, yang mempertemukan antara Timnas Indonesia dengan Tim Filipina. Pertandingan tersebut terjadi dengan sangat seru sehingga membuat seluruh penonton yang hadir secara langsung di Merusaka Bali pun merasa sangat takjub. Terlihat bahwa tidak sedikit diantara penonton langsung berteriak dan bersorak-sorai untuk terus memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia.

Bahkan, bukan hanya sekedar penonton yang datang secara langsung saja untuk melihat pertandingan tersebut, melainkan jumlah viewers yang ada dan mengikuti permainan secara online pun berjumlah sebanyak 20 ribu penonton. Tentunya jumlah tersebut sama sekali tidak bisa dikatakan sedikit, dan merepresentasikan bagaimana antusiasme seluruh masyarakat Tanah Air.

Berkat semangat yang diberikan oleh seluruh penonton baik yang hadir secara langsung dan mereka yang melalui siaran secara online, Timnas DOTA 2 Indonesia berusaha dengan sangat keras untuk bisa menyajikan permainan yang sangat memukau sehingga pada pertandingan di babak pertama, mereka mampu mengungguli Tim Filipina dengan total kills mencapai 30-15.

Kemenangan yang berhasil dikantongi oleh Timnas Indonesia pada pertandingan di babak pertama itu terjadi lantaran sempat ada kesalahan yang dilakukan oleh Tim Filipina, sehingga para atlet Tanah Air mampu memanfaatkan momentum emas tersebut untuk mencuri poin kemenangan.

Namun sayangnya, hasil akhir yang terjadi memang tidak bisa terlalu memuaskan, sehingga untuk ke depanya, Timnas DOTA 2 Indonesia harus kembali berfokus dan melakukan persiapan dengan lebih matang untuk bertanding ke ajang Lower Bracket melawan Tim Kazakhstan.

Terlihat bagaimana mentalitas yang dimiliki oleh seluruh pemain esports Indonesia yang berlaga di ajang IESF Bali 14th WEC 2022 sangatlah tangguh. Hal tersebut tentunya bukan terjadi begitu saja, pasalnya dukungan dan peran yang diberikan oleh Jend Pol (Purn) Budi Gunawan selaku Ketua Umum Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) sangatlah besar untuk bisa menjamin semua atlet tersebut terus mencetak prestasi hingga di kancah internasional.

Terkait dengan persiapan mengenai mentalitas seluruh atlet, bahkan pihak PBESI sendiri telah melakukan berbagai macam pembinaan secara sangat maksimal mulai dari aspek teknis hingga non-teknis. Karena apabila hanya sekedar aspek teknis saja yang diperhatikan, tentunya mentalitas dari para pemain tidak akan sekuat dan setangguh ini dalam menghadapi segala tantangan dan situasi yang akan terjadi di depan.

Kepengurusan PBESI di era kepemimpinan Budi Gunawan memang telah membawa banyak sekali dampak positif dan juga perubahan ke arah yang jauh lebih baik untuk perkembangan ekosistem esports di Indonesia. Bahkan dirinya, sejak pertama kali dilantik langsung memiliki banyak sekali skema dan langkah yang sangat strategis untuk menuntun esports berkembang.

Tidak sedikit langkah strategis tersebut teraktualisasi dalam bentuk regulasi untuk mengatur esports Indonesia supaya ke depannya bisa jauh lebih terarah sehingga para atlet Indonesia bisa banyak sekali mencetak prestasi. Menurut beliau, PBESI sendiri selaku asosiasi yang mewadahi esports Indonesia harus bisa berperan di garda terdepan dalam menghadapi segala bentuk tantangan untuk kemajuan olahraga elektronik tersebut.

Ketum PB ESI Budi Gunawan juga telah memberikan arahan secara langsung untuk seluruh tim esports Indonesia yang berlaga di IESF Bali 14th WEC 2022 supaya bisa terus mencetak prestasi dengan semaksimal mungkin, bukan hanya sukses menjadi penyelenggara atau tuan rumah gelaran tersebut, namun diharapkan Timnas Indonesia bisa mendulang banyak kemenangan sehingga mampu menjadi juara umum.

Tentunya target juara umum yang dimiliki oleh Timnas Indonesia sendiri masih terbuka dengan sangat lebar. Pasalnya, dalam pertandingan DOTA 2 saja, jagoan Tanah Air ini masih memiliki kesempatan untuk bertanding pada ajang Lower Bracket melawan Kazakhstan setelah menunjukkan performa sangat memukau dalam permainannya melawan Tim Filipina. Seluruh semangat yang dimiliki oleh Timnas Indonesia sama sekali tidak bisa dilepaskan dari bagaimana peranan dan dukungan penuh dari Budi Gunawan selaku Ketua Umum PB ESI.

 Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute