Habiburrahman Berjuang Membantu BPJS Kesehatan Gratis untuk Warga Kota Medan

61
Habiburrahman Berjuang Membantu BPJS Kesehatan Gratis untuk Warga Kota Medan
Foto: Istimewa

MedanIntipnews: Anggota DPRD Medan Habiburrahman Sinuraya berjuang untuk memberikan bantuan BPJS kesehatan gratis, bagi yang belum mempunyai BPJS Kesehatan sama sekali. 

Karena menurut Habib, layanan kesehatan gratis sudah diatur dalam peraturan daerah (Perda) No 4 tahun 2021 tentang sistem kesehatan Kota Medan.

“Untuk menjamin kesehatan warga Medan, termasuk memberikan pengobatan secara gratis, sudah diatur dalam Perda Kota Medan,” ungkapnya. 

Anggota DPRD Medan dari Fraksi Partai Nasdem, Habiburrahman Sinuraya mengungkap hal itu saat Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) No 4 tahun 2021 tentang sistem kesehatan Kota Medan, Sabtu (9/10/2021) di dua titik Dapil 5 yaitu Jalan Bunga Kardiol dan Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan. 

Dalam Perda tersebut, prinsipnya seluruh masyarakat di Kota Medan mendapat pelayanan kesehatan gratis dari Pemerintah Kota (Pemko)Medan, khususnya untuk semua penyakit menular. Jadi tinggal datang ke rumah sakit maka pelayanan gratis tanpa perlu pakai BPJS Kesehatan,” ujar Habib.

Dikatakannya, Walikota Medan sudah memenuhi janjinya dengan tertampungnya di APBD tahun 2021 memberikan bantuan kepada warga Kota Medan mendapatkan BPJS gratis kelas 3 untuk warga Kota Medan yang kurang mampu. 

Selain itu juga anggota DPPRD Kota Medan Habiburrahman Sinuraya menjelaskan, Perda tersebut diatur Kejadian Luar Biasa (KLB) di Pasal 25, meliputi penyakit DBD, Diare, ISPA, malaria, keracunan, swine flu dan Covid-19.

Untuk itu, tukasnya, Pemko Medan bertanggungjawab menyediakan dana, sarana dan prasarana penanggulangan KLB. Serta rumah sakit wajib menerima korban KLB tanpa melihat status dan latar belakang untuk ditangani sesuai dengan prosedur dan standar pelayanan yang berlaku.

Selanjutnya Habib juga mengimbau kepada kepada warga Kota Medan, agar mengikuti program pemerintah tentang pentingnya vaksinasi. Karena vaksinasi ini sangat penting untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Soalnya, katanya, masih ada warga yang belum melaksanakan vaksinasi, padahal Pemko Medan sudah melakukan penjemputan bola untuk program vaksinasi. Sangat diperlukan kesadaran warga betapa penting dan bermanfaatnya vaksinasi,” tuturnya. 

Diketahui, Perda SKK Medan terdiri XVI Bab dan 92 Pasal. Dalam Bab I Pasal 1 di ketentuan umum terdiri 51 ayat. SKK sebagai pedoman penyelenggaraan pembangunan kesehatan di wilayah Kota Medan. Melibatkan partisipasi semua unsur meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. * Itp04