Habiburrahman Sinuraya Dorong Walikota Medan Segera Isi Kekosongan Jabatan Eselon II

42
Habiburrahman Sinuraya Dorong Walikota Medan Segera Isi Kekosongan Jabatan Eselon II
Habiburrahman Sinuraya | Foto: Ist

MedanIntipnews: Sekretaris Komisi I DPRD Medan, Habiburrahman Sinuraya mendorong Walikota Medan untuk segera mengisi jabatan Eselon II yang saat ini masih banyak kosong di Pemko Medan.

Demikian dikatakan Habiburrahman Sinuraya kepada wartawan melalui WhatsApp, Jumat 5 November 2021.

“Soalnya bagaimana pun itu prosedurnya, baik itu melalui sistem penunjukan maupun lelang jabatan, itu teknisnya Pak Wali lebih tahu. Tapi yang pasti, jabatan-jabatan Eselon II setingkat Kepala Dinas itu memang harus segera diisi”. 

Hal ini terkait pelatikan dua pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan Jumat (5/11) kemarin, menjadi pertanyaan bagi wakil rakyat di Komisi I DPRD Medan.

Pasalnya, hingga saat ini Walikota Medan Bobby Nasution, tak kunjung mengisi kekosongan belasan jabatan Eselon II yang ada di Kota Medan. Sebaliknya, Bobby hanya melakukan rotasi demi rotasi, seperti yang dilakukannya selama ini.

Padahal, Bobby dilantik sebagai Walikota Medan sejak 26 Februari 2021 yang lalu. Artinya, menantu Presiden Joko Widodo tersebut telah lebih dari 6 bulan menjabat sebagai Walikota Medan.

Dengan begitu Bobby tak cuma berhak merotasi, tetapi juga berhak melakukan penunjukan atau melelang jabatan Eselon II yang saat ini banyak yang kosong.

Ditegaskan Habib, Walikota Medan tidak bisa berlama-lama membiarkan banyaknya jabatan Eselon II yang kosong saat ini.

Dengan tidak adanya pejabat ataupun kepala OPD definitif, tentu akan sangat mempengaruhi kinerja dari OPD tersebut dalam menjalankan program-program Walikota Medan.

“Apalagi beliau kan sudah lebih dari 6 bulan menjabatnya. Kalau mau melakukan penunjukan langsung, selama itu memenuhi prosedur dan memang Walikota Medan menilai bahwa orang tersebut yang paling layak sebagai pejabatnya, ya silakan saja.

Kalau mau dilelang pun, ya silakan saja, itu hak prerogatif beliau. Yang penting jangan dibiarkan kosong lama-lama. Kalau kepala OPD definitifnya kosong, bagaimana mau maksimal kinerja OPD-nya,” ujarnya.

Politisi Partai NasDem itu menilai, selama ini Bobby telah berupaya keras dalam memimpin dan memberikan yang terbaik untuk Kota Medan.

Hal itu pun dapat dibuktikan dengan terus turunnya Level PPKM di Kota Medan, permasalahan banjir yang terus secara intens ditangani, pemberantasan Pungli, dan masih banyak prestasi lainnya.

“Namun kalau banyak jabatan kepala OPD yang kosong, bagaimana upaya Walikota Medan ini bisa maksimal? Saya pikir sangat wajar bila mulai saat ini, Walikota Medan sudah harus mengisi banyaknya jabatan Eselon II yang kosong itu.

Kalau bisa, di tahun ini jabatan-jabatan itu sudah terisi. Jadi di tahun 2022 nanti, program-program yang baik dari Walikota Medan ini bisa langsung tancap gas,” katanya.