Hari Pertama Peparnas XVI 2021 Papua: Atletik Sumut Dulang 7 Emas, 5 Perak dan 1 Perunggu

16
Hari Pertama Peparnas XVI 2021 Papua Atletik Sumut Dulang 7 Emas, 5 Perak dan 1 Perunggu
Lomba cabang atletik di Jayapura, Papua. (Foto: Ist)

JayapuraIntipnews: Hari pertama Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI 2021 Papua pada pertandingan cabang atletik di Stadion Lukas Enembe, Jayapura hingga Sabtu (6/11) siang, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sudah mendulang 7 emas, 5 perak, dan 1 perunggu.

Raihan 7 (tujuh) Medali Emas hari pertama Peparnas XVI 2021 disumbangkan atletik Sumut antara lain:

  1. Anini Trisea Yunanda di nomor Tolak Peluru F56 putri.
  2. Reza Pramana Perangin-angin di nomor Tolak Peluru F44 putra.
  3. Nina Gusmita di nomor kursi roda 400 meter putri.
  4. Riadi Saputra Lempar Cakram F55 putra.
  5. Juliantik Tolak Peluru F55 putri.
  6. Reza Surya Amri Lompat Tinggi F47 putra.
  7. Eva Lamria Sihombing dari tolak peluru F42 putra

Sedangkan 5 (lima) Medali Perak melalui:

  1. Evy Yunita Pohan di nomor kursi roda 400 meter putri.
  2. Yuddi Ana Tolak Peluru F57 putri.
  3. Nurmala di lempar lembing F44 putri.
  4. Marta Tambunan di nomor lompat jauh T11 putri
  5. Muhammar Habibila Lompat Jauh di T13 putra.

Serta 1 (satu) Medali Perunggu dipersembahkan:

  • Eva Lamria Sihombing di Lempar Lembing F42 putri

Prestasi gemilang diukir Reza Pramana Perangin-angin, selain sukses meraih medali emas, dia juga memecahkan rekor ASEAN Para Games 2017 Malaysia dengan tolakan sejauh 11,36 meter. Meski begitu, Reza mengaku tidak puas untuk catatan best personalnya.

“Sebenarnya kurang puas ya. Karena best personal saya 11,60 meter. Tapi, harus disyukuri karena kondisi lutut kaki juga sempat cidera,” ujar Reza.

Peraih medali emas lainnya, Anini Trisea Yunanda juga bersyukur akhirnya menyabet emas perdana di ajang Peparnas. Mantan atlet karateka ini bahkan mampu memecahkan catatan tolakan atas namanya sendiri sejauh 6,53 meter.  

“Harapannya bisa lebih baik dari hari ini. Saya sebenarnya ingin bisa sampai ke Pelatnas. Karena dari dulu cita-cita saya, ya tampil di event internasional. Tapi itu juga tidak gampang karena harus memulai dari nol,” ujarnya.

Sementara itu pelatih atletik Sumut, Hardodi Sihombing menilai sejauh ini target belum ada yang meleset. Hanya, ada sedikit perbaikan catatan limit waktu maupun jarak lemparan untuk sejumlah nomor.

“Alhamdulillah, sampai siang ini sudah enam emas. Kita juga apresiasi mereka ya, karena ada juga yang berhasil memecahkan best personal waktu mereka bahkan ASEAN Para Games,” ujarnya.

* Sumber: Antara/itp.04