Irjen Napoleon Mengaku Tak Bisa Terima Penghinaan Kace kepada Nabi Muhammad

20
Irjen Napoleon Mengaku Tak Bisa Terima Penghinaan Kace
Kepala Bareskrim Komisaris Jenderal (Komjen) Agus Andrianto mengonfirmasi Irjen Napoleon Bonaparte sebagai pelaku penganiayaan terhadap sesama tahanan. Kasus penganiayaan M Kece ini tengah dalam penyelidikan. (Foto: Ist)

JakartaIntipnews: Inspektur Jenderal (Irjen) Napoleon Bonaparte diduga menganiaya tersangka penodaan agama Muhammad Kace. Irjen Napoleon pun buka suara melalui surat terbuka.

“Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, sebenarnya saya ingin berbicara langsung dengan saudara-saudara semua, namun saat ini saya tidak dapat melakukannya,” demikian pembuka dalam surat terbuka Napoleon yang diterima Tempo pada Ahad, 19 September 2021.

Berikut isi lengkap surat Napoleon soal kasus tersebut.

  1. Alhamdulillah YRA, bahwa saya dilahirkan sebagai seorang muslim dan dibesarkan dalam ketaatan agama Islam yang rahmatan lil alamin.
  2. Siapa pun bisa menghina saya, tapi tidak terhadap Allah ku, Al Quran, Rasulullah SAW dan akidah Islam ku, karenanya saya bersumpah akan melakukan tindakan terukur apapun kepada siapa saja yang berani melakukannya.
  3. Selain itu, perbuatan Kace dan beberapa orang tertentu telah sangat membahayakan persatuan, kesatuan, dan kerukunan umat beragama di Indonesia.
  4. Saya sangat menyayangkan bahwa sampai saat ini pemerintah belum juga menghapus semua konten di media, yang telah dibuat dan dipublikasikan oleh manusia-manusia tak beradab itu.
  5. Akhirnya, saya akan mempertanggung jawabkan semua tindakan saya terhadap Kace apapun risikonya. Semoga kita semua selalu dalam perlindungan Allah SWT, dan hidup rukun sebagaimana yang ditauladani oleh para pendiri bangsa kita.

Hormat dan Salamku
Napoleon Bonaparte alias Napo Batara
Inspektur Jenderal Polisi

Seperti diketahui, kepolisian menetapkan Muhammad Kace menjadi tersangka kasus penistaan agama setelah ditangkap di Bali pada 25 Agustus 2021. Kace disangka melecehkan agama dalam video yang diunggah di akun YouToube miliknya. Dalam video itu, Kasman bin Suned alias Kace membahas tentang Nabi Muhammad.

Profil Kace

Muhammad Kace memiliki nama asli Kasman bin Suned, berasal dari Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran. Kace meresahkan masyarakat lantaran kerap mengemukakan pemahaman menyimpangnya.

Sejak tahun 2007 dia sudah terusir dari kampungnya di Desa Limusgede. Dia pernah membagi-bagikan mie instan, jadi missionaris. Lantaran perbuatannya yang meresahkan, Muhammad Kace didatangi para tokoh agama Islam untuk berdebat. Hingga akhirnya terusir dari kampung halaman dengan sendirinya.

Menurut warga di sana, anggota Polsek yang senior-senior tahu kejadian itu, karena sempat ikut mengamankan saat tokoh agama di Pangandaran mendatangi dia. Tetapi kondisinya dahulu berbeda belum ada medsos, jadi tak seheboh sekarang ini, demikian penuturan warga. * tc/itp.04