Jaksa Agung Perintahkan Jajarannya Berantas Mafia Tanah dan Pelabuhan

47
Jaksa Agung Perintahkan Jajarannya Berantas Mafia Tanah dan Pelabuhan
Foto: Istimewa

LabuhanbatuIntipnews.com: Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin memerintahkan Kejati dan seluruh Kejari di Sumatera Utara untuk menggencarkan berantas mafia tanah dan mafia pelabuhan, karena dapat meresahkan masyarakat, memicu konflik sosial, merugikan dan menghambat proses pembangunan nasional.

Demikian disampaikan Kajari Labuhanbatu perintah langsung Jaksa Agung melalui Kasi Intel Firman Simorangkir kepada wartawan melalui pesan WA, Minggu (14//11/2021).

Firman Simorangkir menambahkan, pesan Jaksa Agung melalui Kapuspenkum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam siaran persnya mengatakan, perintah berantas mafia tanah dan pelabuhan tersebut disampaikan Jaksa Agung dalam kunjungan kerja di Sumut.

Sekaligus memberikan pengarahan kepada Kajati dan jajarannya serta Kajari dan Kacabjari se-Sumut, di Aula Lantai 3 Kejati Sumut Jalan Jenderal AH Nasution, Medan Johor, Jumat (12/11/2021) lalu.

Jaksa Agung juga memerintahkan para kepala satuan kerja, baik Kejaksaan Tinggi maupun Kejaksaan Negeri agar segera membentuk tim khusus yang anggotanya gabungan jajaran Intelijen, Pidum dan Pidsus.

Kolaborasi antara bidang Intelijen dengan bidang Pidum dan Pidsus, diharapkan bisa bekerja secara efektif menangani dan memberantas mafia tanah sampai ke akar-akarnya.

“Cermati betul setiap sengketa-sengketa tanah di wilayah hukum saudara. Pastikan sengketa tersebut murni sengketa tanah antarwarga, bukan dilatarbelakangi atau digerakkan para mafia tanah yang bekerjasama dengan pejabat tertentu,” kata Jaksa Agung.

Jaksa Agung juga memerintahkan untuk segera mengantisipasi apabila potensi terjadinya konflik semakin membesar.

“Konflik tanah itu seperti api dalam sekam dan bom waktu yang bisa mengakibatkan ledakan konflik di Indonesia”, kata Jaksa Agung.