Jokowi Didampingi Kepala BIN Budi Gunawan Resmikan Papua Street Carnaval

48

Papua-Intipnews.com: Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Papua Street Carnival di Jayapura, Papua, pada Jumat (7/7/2023).

Acara tersebut diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Badan Intelijen Negara (BIN) yang melibatkan Papua Youth Creative Hub (PYCH).

“Dengan memohon berkah dan anugerah Tuhan Yang Maha Esa, pada pagi hari ini Papua Street Carnival secara resmi saya nyatakan dibuka dan dimulai,” ujar Jokowi, seperti dilansir siaran YouTube Sekretariat Presiden, Jumat.

Dalam kesempatan itu, Jokowi mengapresiasi keberadaan PYCH yang disebutnya sudah banyak berkembang sejak diresmikan pada Maret 2023.

Oleh karenanya, Jokowi yakin anak-anak muda Papua mampu membuat lompatan besar dalam berkarya ke depannya. “Saya meyakini anak-anak muda Papua akan melakukan sebuah lompatan besar. Bapak, Ibu, kalau tidak percaya, silakan masuk ke lokasi pameran dan melihat sendiri,” kata Jokowi.

“Betapa yang namanya packaging produk-produk Papua, baik itu kopi, baik itu ikan asap, dan produk-produk lainnya yang berkaitan dengan fashion desainer betul-betul lompatannya kelihatan sekali,” ujarnya lagi.

Menurut Jokowi, desain produk yang dibuat anak muda Papua sudah bagus dan dikemas secara baik.

Selain itu, ia mengapresiasi sebagian anak muda Papua yang sudah bisa merakit ponsel dan laptop sendiri.

“Tadi disampaikan oleh Menparekraf (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), memproduksi handphone, memproduksi laptop, ini bukan dilakukan di Indonesia bagian barat, tapi dilakukan di Indonesia bagian timur, di tanah Papua. Sebuah lompatan,” kata Jokowi.

“Dan nanti kita lihat industri kreatif di Papua seperti apa, akan kita lihat pagi hari ini,” ujarnya lagi.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula sejumlah pejabat negara, antara lain Menparekraf Sandiaga Uno, Kepala BIN Budi Gunawan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.Itp.r