Kasubdit Bapenda Kaltara Akui Wapu Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor Menurun di Masa Pandemi

21
Kasubdit Bapenda Kaltara Akui Wapu Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor Menurun di Masa Pandemi
Foto: Istimewa

KaltaraIntipnews: Kasubdit Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Syamsuddin mengakui, pandemi Covid-19 secara spesifik menjadi kendala dalam Wajib Pungut (Wapu) Pajak Bahan bakar Kendaraan Bermotor.

Dengan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), pendapatan dari Wapu Pajak Bahan bakar Kendaraan Bermotor menurun.

Hal tersebut diungkapkan Kasubdit Pemungutan Pajak Daerah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kaltara, Syamsuddin, usai melaksanakan rapat evaluasi Wapu pajak bahan bakar kendaraan bermotor di Hotel Tarakan Plaza, Kamis 21 Oktober 2021.

“Kendala wajib pungut pajak bahan bakar roda dua ini sangat terlihat, saat masuknya pandemi Covid-19 di Provinsi Kaltara. Wapu pajak mengalami penurunan,” ujar Syamsuddin.

Dia melanjutkan, Wajib Pungut (Wapu) pajak bahan bakar kendaraan bermotor bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kalimantan Utara.

Meskipun begitu, katanya, saat ini Wapu pajak bahan bakar kendaraan bermotor berangsur-angsur sudah mulai naik dan stabil. 

Menurut Syamsuddin, berdasarkan data pembayaran tahun 2021, tingkat pembayaran terhadap 13 wajib pajak di Provinsi Kaltara khususnya bahan bakar kendaraan bermotor sudah bagus dan stabil.

“Dari hasil rapat evaluasi menuju akhir tahun 2021, kita juga melihat prospek ke depannya, jika ada penurunan akan ditingkatkan dan tetap berupaya menjaga kestabilan Wapu pajak,” tutup Syamsuddin. * M Noor