Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Terus Menurun, Bobby Nasution Khawatirkan 1.500 Warga Imigran yang Belum Divaksin

9
Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Terus Menurun, Bobby Nasution Khawatirkan 1.500 Warga Imigran yang Belum Divaksin
Foto: Istimewa

MedanIntipnews: Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Medan terus menunjukkan angka penurunan. Berdasarkan data yang diperoleh sampai 28 Oktober kemarin, jumlah kasus terkonfirmasi positif virus corona hanya 6 kasus.

Keenam kasus ini pun terjadi di kecamatan yang wilayahnya berbatasan langsung  dengan kabupaten lain, seperti Kabupaten Deliserdang.

Demikian diungkapkan Walikota Medan Bobby Nasution ketika menghadiri Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Pengendalian Covid-19 di Sumatera Utara di Rumah Dinas Gubsu Jalan Sudirman Medan, Jumat (29/10/21).

Rapat ini dipimpin langsung Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dan dihadiri Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak beserta unsur Forkopimda Sumut dan tokoh agama.

Terkait vaksinasi, Bobby menjelaskan, Pemko Medan telah melaksanakan vaksinasi sesuai arahan dari Gubernur. Meski demikian, ungkapnya, masih ada beberapa kelompok masyarakat yang belum bisa disentuh.

Sebab, data diri mereka belum terselesaikan bukan karena tidak mau membuat data akan tetapi karena mereka masuk kelompok imigran (warga asing). 

Diungkapkannya, ada sebanyak kurang lebih 1.500 warga imigran di Kota Medan. Untuk para imigran ini akan dilakukan vaksinasi dalam program vaksinasi gotong royong, namun belum ada masuk.

Mereka ini, jelasnya,  bertempat tinggal dan melakukan aktivitas di Kota Medan. Jika mereka tidak divaksin, kemungkinan mereka dapat menjadi penyebar ketika ada lonjakan kasus Covid-19.

Sedangkan terkait libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, lanjut Bobby, Pemerintah Kota (Pemko) Medan menunggu arahan dari Gubsu bagaimana peraturannya. 

“Ke depannya kita berdiskusi terkait libur ini, termasuk dengan pelaku usaha. Mungkin banyak pelaku usaha yang memiliki tenaga kerja dan minta izin di saat hari libur tersebut.

Ini yang perlu kita waspadai dan perlu adanya penguatan informasi kepada para pelaku usaha dalam merespons tenaga kerjanya yang minta izin di tanggal tersebut,” ungkapnya. 

Sebelumnya, dalam rapat tersebut Gubsu Edy Rahmayadi mengatakan, Pemprov Sumut bersama unsur Forkopimda serta pemerintah daerah terus melakukan sosialisasi terkait meminimalisir penyebaran Covid-19 seperti Peraturan Gubernur (Pergub), Peraturan Walikota (Perwal) dan Peraturan Bupati (Perbup) semua telah dilakukan. 

Dikatakan Edy, Covid-19 bukan wabah baru, sudah ada hampir 2 tahun melanda dan hingga saat ini belum ada kesadaran masyarakat. Oleh karena itu, Edy mengajak seluruh pihak harus menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

Edy meminta wartawan untuk bersama-sama mensosialisasikan dan mengajak masyarakat untuk sadar akan adanya Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan. Mengenai vaksinasi, jelas Edy, Pemprov Sumut juga telah melakukan segala upaya agar mencapai target. 

Ditegaskannya, November ini capaian vaksinasi di Sumut harus mencapai 50 persen, sedangkan untuk akhir tahun harus mencapai 70 persen. Target ini  harus segera dicapai sebagai menyelamatkan diri sendiri dan masyarakat yang belum divaksin sampai saat ini.

Ada pun masyarakat yang belum divaksin itu, jelasnya, mereka yang usianya di bawah 11 tahun dan mereka yang masuk kategori komorbid. 

“Siapa yang menyelamatkan mereka, ya kita-kita yang divaksin inilah. Untuk itu, kita harus mencapai target vaksinasi sebesar 70 persen sesuai instruksi Presiden Joko Widodo,” paparnya. * Itp04