Keluarkan Izin Bazar, Kadis Perizinan Siantar Diusir di Rapat DPRD

96
Keluarkan Izin Bazar, Kadis Perizinan Siantar Diusir di Rapat DPRD

“Bagaimana hati nurani bapak memberikan izin itu. Bagaimana kalau keluarga bapak yang jadi korban.” Lalu Kadis PMPTSP Siantar disuruh keluar…

Siantar-Intipnews.com: Terkait keluarkan izin bazar, Ferry Sinamo mengusir Agus Salam dan anggotanya dari ruang rapat. “Saya katakan, anggaran perizinan tidak perlu dibahas. Anda tolong keluar. Anda yang membuat zona hitam Siantar ini. Merekalah yang menjadi biang kerok zona hitam di Siantar ini,” bentaknya.

Festival (bazar) kuliner diselenggarakan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kota Siantar, Sumatera Utara menuai bala. Festival atau yang biasa dikenal dengan sebutan bazar itu berlangsung 11-20 September 2020 di Lapangan Pariwisata, Kecamatan Siantar Barat.

Sebelumnya sejumlah pihak telah mengeluarkan pernyataan keberatan soal kegiatan dan juga soal keluarkan izin bazar yang mengundang banyak warga itu di tengah pandemi Covid 19.

Namun penyelenggara tetap melanjutkan kegiatan hingga penutupan sesuai jadwal yang dikeluarkan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu [PMPTSP] dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan [GTPP] Covid 19 Siantar.

Nah, Komisi 2 DPRD Kota Siantar menggelar pertemuan dengan Dinas PMPTSP Kota Siantar, Selasa 22 September 2020 di ruang Komisi 2 DPRD Siantar. Pertemuan itu langsung dihadiri Kadis PMPTSP Agus Salam beserta beberapa anggotanya [foto-istimewa].

Ketua Komisi DPRD Siantar Rini Silalahi awalnya menanyakan perihal dikeluarkannya izin kegiatan bazaar itu dan langsung diamini Agus Salam dengan menyebut rekomendasi GTPP Kota Siantar.

“Benar ada izinnya dan benar gugus memberikan rekomendasi, tetapi tidak tepat. Untuk kondisi sekarang ini, itu tidak tepat,” ujar Rini yang merupakan anggota dewan dari Fraksi Partai Golkar.