Komitmen Konservasi, PT AR Martabe Bantu Perlengkapan Keamanan Bekerja

52
Komitmen Konservasi, PT AR Martabe Bantu Perlengkapan Keamanan Bekerja
Foto Ist

Tapsel-Intipnews.com: Dukung konservasi alam dan keanekaragaman hayati, PT Agincourt Resources (PTAR), selaku pengelola Tambang Emas Martabe memberikan bantuan perlengkapan keamanan bekerja seperti sepatu lapangan, ransel, dan jas hujan berstandar tinggi untuk para karyawan Barumun Tiger Sanctuary (BTS) yang dikelola oleh Yayasan Persamuhan Bodhicitta Mandala Medan (YPBMM).

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Direktur Hubungan Eksternal PTAR Sanny Tjan kepada Ketua Umum YPBMM Eddy, dan disaksikan langsung Kepala Sub Bagian Data Evlap dan Kehumasan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatea Utara (Sumut), Andoko Hidayat (foro).

Dikatakan Sanny, dukungan kepada Barumun merupakan salah satu upaya kami untuk berkontribusi terhadap konservasi alam, khususnya di Sumut dan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

“BTS memiliki banyak karyawan berdedikasi tinggi yang bersemangat melakukan konservasi demi kelestarian alam. Sebelumnya, kami juga telah mendonasikan mobil penyelamat satwa yang dilengkapi kandang dan peralatan penyelamatan. Semoga bantuan kami bermanfaat, dan ke depannya kami akan bekerjasama dan berkontribusi lebih jauh pada upaya-upaya konservasi,”ujarnya.

Ketua Umum YPBMM Eddy mengucapkan kan terima kasih kepada PTAR atas bantuan yang diberikan, dimana saat ini BTS terus berupaya meningkatkan populasi harimau Sumatra. Dengan adanya pusat rehabilitasi ini berharap dapat meningkatkan populasi harimau dan menekan ancaman kepunahan.

Kepala Sub Bagian Data Evlap dan Kehumasan BBKSDA Sumut, Andoko Hidayat mengatakan, tren konflik harimau Sumatra semakin meningkat, sementara populasinya terus menurun. Berdasarkan data BBKSDA Sumut pada tahun 2020, populasi harimau Sumatra hanya bersisa sekitar 33 ekor, sementara di keseluruhan Pulau Sumatra terdapat sekitar 400-600 ekor,”ungkapnya.

Pada tahun 2020 lalu, lanjut Andoko, PTAR telah mendukung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui BBKSDA Sumut, untuk melepasliarkan harimau Sumatra Sri Nabilla ke Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). “Kami sangat berterima kasih dan berharap bisa terus bersinergi untuk upaya-upaya konservasi sehingga tercipta keselarasan antara ekologi dengan ekonomi sosial,”tuturnya.

Sementara itu, Manajer Senior Komunikasi Korporat PTAR, Katarina Siburian Hardono kepada awak media, Selasa (14/12/2021), mengungkapkan PT AR  konsisten dengan upaya-upaya untuk mendukung berbagai inisiatif konservasi dan keanekaragaman hayati, khususnya yang ada di wilayah sekitar operasional Tambang Emas Martabe.

“Pemulihan habitat hutan melalui reklamasi dan rehabilitasi konsisten dilakukan demi perlindungan keanekaragaman hayati. Keseluruhan upaya pengelolaan lingkungan sudah dirangkum dalam Kode Etik PTAR, untuk dilaksanakan dan dimonitor secara ketat,”sebut wanita yang akrab dipanggil Ibu Katy tersebut. * Hadiansyah Panjaitan