Korban dan Pelaku Jambret Tewas

108

 AKBP Juliani : Salah Satu Pelaku Jambret  Yang Meninggal

Sidimpuan-Intipnews.com : Kapolres P.Sidimpuan AKBP Juliani Prihartini.SIK.MH mengatakan salah seorang dari pelaku jambret yang meninggal dunia inisial MAS (25) warga  Jalan  Sudirman Gang Mesjid Raya Lama  P.Sidimpuan  adalah residivis dan  baru 3 bulan menghirup udara bebas/keluar dari Lembaga Pemsyarakatan.

Hal itu disampaikan Kapolres AKBP Juliani pada konferensi pers di Mapolres P.Sidimpuan, Senin (17/1/2022).

Kapolres menjelaskan, MAS merupakan residivis dengan sejumlah kasus diantaranya pencurian pada tahun 2017  di Simarsayang Kota P.Sidimpuan . MAS menyulut pipi korban Muhammad Yamin Tanjung dengan api rokok dan mengambil HP milik korban. Kemudian pada tahun 2018  MAS  memukul  Alisman Lase dengan batu dan mengambil dompet korban yang berisi  uang  Rp 300 ribu rupiah  di halte depan Kantor Dinas Perhubungan P.Sidimpuan.

“Pada tahun 2021 di Jalan H.Agus Salim P.Sidimpuan, dengan modus MAS  menuduh  Fazril Alamsyah Siregar melakukan penganiayaan terhadap adik MAS, lalu mengambil HP  milik korban,”ungkapnya.

Kapolres mengimbau seluruh masyarakat Kota P.Sidimpuan agar waspada saat berkendara untuk meminimalisir kasus penjambretan.

“Terkadang ada niat pelaku melakukan kejahatan karena ada kesempatan, untuk itu masyarakat   jangan mengunakan HP pada saat berkendara, dan kedepannya Polres P.Sidimpuan akan melakukan patroli di daerah yang dinilai rawan aksi jambret”ujarnya.

Sebelumnya Kapolres mengatakan pada Minggu (16/1/2022) seorang  mahasiswi Institut Agama Islam Indonesia ( IAIN ) P.Sidimpuan, inisial MNH (25) warga Desa Sigama Ujung Gading Kecamatan  Padang Bolak Kabupaten  Padang Lawas Utara Sumatera Utara, dijambret  MAS bersama ADPS  (15) warga Jalan Tonga  Padangsidimpuan.

Kejadian itu mengakibatkan MNH  dan 2 pelaku  yaitu MAS dan ADPS meninggal dunia. Korban melakukan perlawanan dengan cara mengejar kedua pelaku setelah HP miliknya dirampas. Korban dan seorang pelaku ADPS terlindas mobil sementara MAS terpental ke samping badan jalan.

Korban MNH meninggal ditempat, dan ADPS kritis. Pelaku MAS yang terpental langsung dihakimi massa. Korban dan kedua pelaku dibawa ke RSU P.Sidimpuan. Sekira pukul 16.35 dan pukul 19.30 WIB, pelaku MAS dan ADPS meninggal dunia, menyusul korban penjambretan yang telah meninggal.

Hadiansyah Panjaitan