Korban Pemerkosaan Siap Lakukan Tes DNA

560
Tim Pencari dan Pembela Kebenaran (TP2K)

GunungsitoliIntipnews.com: YN alias L (17) korban pemerkosaan mengatakan siap dilakukan tes DNA terhadap anak yang ada dalam kandungannya.

Bahkan kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Sumatera Utara dia menegaskan pelaku bukan adik kandungnya SN alias S (15), tetapi tetangganya yang berinisial AW.

Hal tersebut diungkapkan Secrist Harefa mewakili tim kuasa hukum korban YN alias L dan SN alias S usai sidang tertutup di Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Rabu 16 Desember 2021.

“Kemarin saat sidang dengan agenda pemeriksaan saksi korban, YN alias L membantah keterangannya di Kepolisian, dan mengakui kepada majelis hakim bahwa pelaku adalah AW dan bukan adiknya SN alias S,” ungkap Sacrist Harefa, SH.

Sacrist Harefa yang didampingi Tim Pencari dan Pembela Kebenaran (TP2K) juga menerangkan jika selama pemeriksaan di Kepolisian, YN alias L tidak didampingi orang tua, kuasa hukum maupun pekerja sosial dari Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA).

“Pada persidangan, YN alias L (korban pemerkosaan) mengaku mendapat intimidasi dan ancaman dari oknum penyidik OS dan RS dan tidak didampingi orang tua, penasehat hukum maupun PKPA, sehingga mengakui pelaku adalah adik kandungnya SN alias S,” jelasnya.

Kepada media Secrist Harefa memberitahu setelah pemeriksaan saksi korban yang dipimpin Ketua Majelis Hakim M Taufik Noor Hayat dan dihadiri Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Gunungsitoli Arpan Pandiangan, sidnag diturup dan dilanjutkan minggu depan, Selasa 22 Desember 2021.

Untuk diketahui, sebelumnya pada konfrensi pers di Mapolres Nias, staff advokasi PKPA Nias Iren Bohalima menerangkan jika selama pemeriksaan pertama dan kedua, dia selalu mendampingi korban YN alias L.

Di komplek Pengadilan Negeri Gunungsitoli juga terlihat hadir AW dan keluarganya, dan setiap hendak di dekati media, AW terus menghindar hingga sedang berakhir. * irwanto