Listrik Padam Dipuncak Pegelaran FPA, Bupati Nias Barat Kecewa

141
foto :istimewa
Foto: Pegelaran Festival Pesona Aekhula (FPA) Kabupaten Nias Barat di Tetesua, Kecamatan Sirombu.

Nias Barat-Intipnews.com: Saat berlangsungnya acara puncak  penggelaran Festival Pesona Aekhula (FPA)  yang diselenggarakan pekan lalu  Rabu (22/6/2022) dilapangan Tetesua Kecamatan Sirombu aliran  listrik padam.

Hal tersebut Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu, merasa kecewa atas pelayanan PT. PLN dan meminta DPRD Nias Barat memanggil segera pihak PT. PLN untuk dengar pendapat demi kenyamanan pelanggan diwilayah Kabupaten Nias Barat.

“Saya kecewa dengan pelayanan PT PLN,”sebutnya Bupati Nias diatas.

Dengan rasa kecewa Ia menyebutkan, tolong telfon pihak PLN, itu listrik ini hidup mati, ngak cukup selama ini hampir setiap hari padam.

 “Mohon kepada lembaga DPRD mitra kerja kami, panggil dengar pendapat dengan pihak PT. PLN, panggil…”, ujarnya dengan nada keras.

Lanjutnya, sikap kekecewaan itu muncul lantaran listrik sangat dibutuhkan pada acaran pegelaran FPA.

“Ini kita lakukan karena listrik sangat dibutuh hari ini, sudah beberapa kali saya panggil mereka di kantor toh juga seperti ini terus menerus. Maaf bukan saya marah – marah di depan umum seperti ini tapi saya kesal dengan keadaan pelayanan pihak PLN ini”, ungkapnya dengan nada sedih.

Pergelaran FPA ini diirangkai dengan acara Hari Ulang Tahun ke 13 Kabupaten Nias Barat Tahun 2022, turut hadir Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Sandiaga Salahudin Uno, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Kapoldasu Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Mewakili Pangdam I/Bukit Barisan, Direktur Perizinan dan Kenelayanan KKP, Direktur Event Daerah Kemenparekraf dan Asdep Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Kemenkomarves.

Ketua Dewan Pembina Pusat Studi Politik dan Keamanan (Puspolkam) Indonesia Firman Jaya Daeli, anggota DPD RI Parlindungan Purba, serta para undangan lainnya.

Ditempat dan waktu yang berbeda hal yang sama, sorotan dan keprihatinan atas keseringan pemadaman listrik di Kepulauan Nias datang dari insan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI) dikala melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Nias Barat tahun 2021 lalu.

Mohammad Janatan menyampaikan bahwa informasi keseringan pemadaman listrik di Nias Barat pernah diterima pihaknya dan setelah membuktikan benar adanya. Ia berharap untuk segera diperbaiki dan bila masih membandel akan berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasioanal (BPN).

Dari pantauan media Intipnews.com pelayanan kelistrikan di wilayah Kabupaten Nias Barat hingga saat ini dinilai sejumlah pelanggan sangat buruk, bahkan buruk sekali karena hampir setiap hari terjadi pemadaman.

Melalui media sosial (Facebook, group WhatsApp) dan lain sebagainya. Pelanggan mengutarakan rasa kekesalan dengan alasan kerusakan alat elektronik dan  atau aktifitasnya terganggu seraya memohon agar ada perhatian pihak PT. PLN untuk melakukan pemulihan.

Selain dari itu, juga pelanggan meminta KPK RI dan pihak terkait lainnya untuk melakukan  pengawasan serta penelusuran.

Hingga berita ini diturunkan, atas keseringan pemadaman yang tidak beraturan tersebut media Intipnews.com belum berhasil melakukan konfirmasi kepada pihak PT. PLN ULP Nias maupun Nias Barat. *Itp.AH

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini