MUI Binjai Bahas Faham Radikal

32

Binjai-Intipnews.com : Wakil Ketua umum MUI Kota Binjai H.Ahmad Fauzi,Msi membuka work shop Komisi Ukhuwah Islamiyah tentang radikalisme dan penanggulangannya,Rabu( 15/11) di Aula MUI Jalan Olahraga,Kelurahan Timbang Langkat,Kecamatan Binjai Timur.

Meneurut H.Ahmad Fauzi istilah radikalisme selalu di tuduhkan kepada kelompok islam, “ Tudingan radikalisme acap diberikan kepada kelompok islam, sehingga khutbah saja mau diatur,” ujarnya saat  pembukaan work shop yang diikuti tokoh masyarakat, MUI Kecamatan, pengurus MUI, organisasi islam dengan nara sumber Dr.H.Abd. Rahim,M.Hum mantan Ka Kanwil Kemenag Prov. Sumatera Utara.

Pengertian radikan harus dapat diperjelas sehingga tidak salah, Dan pengertian tersebut sangat penting, sehingga MUI Kota Binjai komisi ukhuwah islamiyah menyelenggarakan work shop agar memperoleh paham dan ciri-ciri radikalisme.

Nara sumber Dr.H,.Abd. Rahim,M.Hum mengemukakan tentang  radikalsime adalah suatu ideologi atau gagasan yang ingin melakukan perubahan drastis dengan sistim sosial dan politik.Dengan menggunakan cara kekerasan dan berisfat ektrim.

Munculnya faham radikal bisa disebabkan faktor ekonomi, politik. Kemudian faktor pendidikan dan faktor phisikologis. H.Abd. Rahim menjelaskan upaya penanggulangan radikalisme dengan peningkatan pemahaman dan reaktualisasi nilai pancasila sebagai falsafah dan pandangan bangsa.

Sosialisasi meneguhkan komitmen mempertahankan NKRI, UUD>45, pancasila dan Bhineka Tunggal Ika. Selain itu perlu sosialisasi islam moderat dalam pemahaman doktrin agama sebagai counter terhadap faham radikal dalam memahami agama.( itp.04)