Musa Rajekshah Minta Perbaikan Infrastruktur Tangkahan-Bukit Lawang Selesai 2022

16
Musa Rajekshah Minta Perbaikan Infrastruktur Tangkahan-Bukit Lawang Selesai 2022
Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah memimpin rapat Konsep Pengembangan Ekowisata Tangkahan-Bukit Lawang di Jungle Inn Bukit Lawang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Kamis (18/11). | Foto: Ist

LangkatIntipnews.com: Setelah datang atau menikmati langsung perjalanan Medan ke Bukit Lawang, Wagubsu Musa Rajekshah mencatat beberapa hal yang harus segera diperbaiki sebagai upaya Pengembangan Wisata Bukit Lawang dan Tangkahan, diantaranya adalah infrastruktur jalan. 

Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck ini meminta kepada kepala dinas terkait untuk menyelesaikan perbaikan infrastrukur jalan yang masih rusak pada akhir 2022 mendatang. Hal ini disampaikannya saat memimpin rapat Konsep Pengembangan Ekowisata Tangkahan-Bukit Lawang di Jungle Inn Bukit Lawang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Kamis (18/11/21).

“Ini rapat ketiga kita dan langsung turun karena kita mau setiap rapat itu udah ada progresnya dan kenapa kita kemari saya berpikir supaya kita rasakan dulu sebelum kita undang orang ke mari. Apa yang kita rasakan mulai dari Medan sampai kemari, lihat jalan dari Binjai seperti apa sehingga kita tak cuma berencana di atas meja. Saya mau di rapat ini kita sudah membahas teknis,” ujarnya.

Hadir dalam rapat tersebut Bupati Langkat Tertib Rencana Perangin-angin, Wakil Ketua I DPRD Sumut Harun Mustafa Nasution, Anggota DPRD Sumut Edy Suratman, Anggota DPRD Sumut Dody Taher, Anggota DPRD Sumut Zainuddin Purba, Wakil Ketua II Dewan Riset dan Inovasi DaerahTohar Suhartono, Anggota Bidang Ekonomi dan Keuangan Sektor Publik Dewan Riset Daerah Solehuddin Nasution, DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia HPI Langkat, sejumlah pimpinan OPD Provinsi Sumut dan Kabupaten Langkat, wartawan serta masyarakat pelaku usaha.

Rapat ini juga sengaja digelar di Bukit Lawang agar para pimpinan OPD dan elemen lainnya sama-sama mengetahui kondisi Bukit Lawang saat ini. Mulai dari jalan menuju objek wisata, pintu masuk ke objek wisata, sampai dengan kondisi lingkungan di sekitar Bukit Lawang baik itu sungai, hutan maupun salah satu endemik yang menjadi daya tarik yakni Orangutan Sumatera.

“Saya waktu jalan menuju ke sini, saya kirim beberapa titik koordinat jalan yang rusak ke Kadis Bina Marga. Supaya dia tahu mana saja yang harus diperbaiki. Jangan sampai kita mau berbuat untuk memperbaiki tapi kita tidak pernah ke sini,” kata Musa Rajekshah.

Dari rapat ini, juga diketahui bahwa keseriusan Pemprov Sumut terhadap pengembangan wisata Tangkahan dan Bukit Lawang dari anggaran yang dianggarkan di APBD 2022.

Pemprov Sumut menganggarkan Rp10 miliar untuk peningkatan struktur jalan provinsi ruas jalan simpang 3 Namu Unggas-Tangkahan sepanjang dua kilometer. Kemudian peningkatan ruas jalan Tanjung Pura-Tanjung Selamat Rp10 miliar. Selanjutnya pembangunan jalan tembus Timbang Lawan-Tangkahan Rp15 miliar. Peningkatan ruas Jalan Kuala-Sp Marike sepanjang dua kilometer sebesar Rp11 miliar dan pemeliharaan berkala jalan provinsi Rp6 miliar.

Selanjutnya pada pembangunan jembatan dianggarkan Rp15,3 miliar untuk Bandar Pulau ruas simpang tiga Namu Unggas-Tangkahan. Sementara pada Dinas Perhubungan Sumut juga dianggarkan Rp721 juta untuk pemasangan LPJU Solar Cell pada ruas jalan Tanjung Selamat- Namu Unggas- serta pemasangan marka jalan pada ruas yang sama yakni senilai Rp370,8 juta.

Anggaran yang sama juga dianggarkan Dinas Perhubungan Sumut di Kecamatan Bahorok yakni senilai Rp721 juta untuk pemasangan LPJU Solar Cell pada ruas jalan Sp Marike-Timbang Lawan dan Rp370,8 juta untuk pemasangan marka jalan di ruas Sp Marike-Timbang Lawan.