Nagori Moho Wakili Simalungun Ikuti Lomba Kampung Bebas Narkoba di Tingkat Polda Sumut.

91

Simalungun-Intipnews.com: Nagori (Desa) Moho Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi sebagai perwakilan Kabupaten Simalungun ikut dalam perlombaan Kampung Bebas Narkoba tingkat Polda Sumatera Utara (Sumut).

Hal ini berdasarkan Tim dari Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sumut bersama tiga orang anggota terlebih dahulu mengunjungi Posko Kampung Bebas Narkoba Nagori Moho untuk melakukan penilaian, Selasa (19/9/2023)

Kehadiran Tim penilai dari Dirresnarkoba Polda Sumut yang dipimpin oleh AKBP Bahktiar Marpaung disambut oleh Kapolres AKBP Ronald FC Sipayung, Dandim 0207/Sml diwakili Kapten CHB JB Tampubolon, Kepala BNN AKBP Suhana Sinaga, wakil Bupati H.Zonny Waldi, Plt Kadis Sosial Osnidar Marpaung, mewakili Kaban KesbangaApol Hotmarina Damanik, Camat Jawa Maja Bah Jambi Sutrisno dan Pangulu Moho.

Dihadapan para tim penilai, Kapolres Simalungun mengatakan posko kampung bebas narkoba di Nagori Moho sudah berdiri selama dua tahun. Diajukannya Nagori Moho menjadi perwakilan Simalungun ke Polda Sumut, karena dari sekian banyak tempat, Nagori, posko telah di coba untuk geliat kegiatan ini, tapi di Nagori Moho yang memberikan respon, mulai dari pangulu, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar begitu baik.

Kapolres mengakui,cukup berat untuk mencoba ke tempat lain, akan tetapi jika dari penilaian ini memperoleh hasil yang baik, tentu ini akan menjadi motivasi bagi Nagori yang lain.

“Perlu sinergitas dan kolaborasi, ada kepedulian dari aparat pemerintah, Kepolisian dan TNI. Yang paling penting adalah dukungan dari masyarakat,”tandas Kapolres.

Selain itu, Kapolres juga menyebutkan bahwa pihaknya siap bersama BNN untuk mengklarifikasi dan membawa Nagori Moho ini ke kecamatan kecamatan dan Nagori. “Karena di desa-desa, di kampung-kampung masih banyak yang harus kita benahi terkait masalah narkoba,”tutup Kapolres.

Sementara Tim Penilai dari Dirresnarkoba Polda Sumut, di wakili AKBP Bakhtiar Marpaung menyampaikan bahwa Polri mengadakan perlombaan kampung bebas Narkotika di seluruh Indonesia sudah berjalan, dan di Sumut juga sudah berjalan dan telah di verifikasi oleh tim, sehingga terpilihlah enam daerah termasuk kabupaten Simalungun.

“Yang enam inilah di audit lagi menjadi tiga. Dari tiga ini kita kirim satu perwakilan ke Mabes,” Ujar Bakhtiar sembari menjelaskan kriteria penilaian.Itp.RS