OJK Terus Berupaya Lindungi Investor Pasar Modal

11
Ilustrasi-Istimewa
Ilustrasi-Ist

Medan-Intipnews.com: Otaritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya memberikan perlindungan kepada investor di Pasar Modal. Perlidungan dilakukan baik dari sisi kebijakan, pengawasan maupun penegakan hukum. Melalui siaran persnya, Senin (13/6/2022) OJK melindungi investor pasar modal yakni dengan melakukan sosialisasi, literasi dan edukasi.

Selain itu juga OJK memberikan pemahaman kepada investor dalam berinvestasi di pasar modal agar terhindar dari investasi bodong. Memahami risiko berinvestasi di Pasar Modal, mengetahui legalitas profil pelaku usaha dan produk investasi yang ditawarkan. Memahami teknik berinvestasi dengan menggunakan dana lebih, bukan dana kebutuhan pokok atau cadangan, apalagi hasil meminjam dan terhindar dari penawaran imbal hasil fixed return yang tidak masuk akal.

Kemudian masih dibilangnya lagi, tindakan Supervisory Action yang didukung dengan Penerbitan POJK 23/POJK.04/2021 tentang Tindak Lanjut Pengawasan di Bidang Pasar Modal.

Memastikan para pelaku industri pasar modal Indonesia senantiasa mematuhi dan mentaati ketentuan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan demi terciptanya pasar modal yang teratur, wajar, efisien dan melindungi kepentingan investor dan masyarakat.

OJK akan terus melakukan pembinaan dan supervisory action untuk mengantisipasi berbagai modus pelanggaran tersebut dan jika diperlukan akan melakukan tindakan tegas berupa penegakan hukum tentunya dengan dukungan dari seluruh pihak.

OJK juga menegaskan dalam melindungi investor di pasar modal, OJK juga melakukan penguatan kewenangan pengawasan dan penegakan hukum melalui Penerbitan POJK 3/POJK.04/2021, tentang Penyelenggaraan Kegiatan di Bidang Pasar Modal sebagai payung hukum dalam melakukan tindakan pengawasan dan penegakan dengan memberikan beberapa kewenangan baru bagi OJK demi mewujudkan pasar modal yang teratur, wajar, efisien dan melindungi kepentingan investor dan masyarakat, di antaranya dengan mengajukan permohonan kepailitan dan pembubaran perusahaan, perintah melakukan buy back saham perusahaan terbuka dan melarang pihak tertentu menjadi pengendali, direksi dan Dewan Komisaris. Itp05/ril