Oknum Diduga Penyerobot Lahan Puncak Laut Tawar Usir Aparat Kepolisian

48
Oknum Diduga Penyerobot Lahan Puncak Laut Tawar Usir Aparat Kepolisian
Foto: Istimewa

SimalungunIntipnews: Oknum yang diduga penyerobot lahan wisata Puncak Laut Tawar, AM dengan kearogansiannya, mengusir aparat Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang berkunjung ke lokasi.

Pengusiran terhadap aparat kepolisian dari Polsek Saribudolok tersebut saat mendatangi lokasi Puncak Laut Tawar di Dusun Hoppoan, Desa Sinar Naga Mariah, Simalungun, untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus pemukulan penjaga kantin Vetty Bangun oleh AM Cs.

Namun AM yang saat itu sedang bekerja membuldoser lahan, malah mengusir aparat kepolisian yang datang. Ia sempat terlibat adu mulut dan tidak terima dengan kedatangan polisi tersebut.

“Apa polisi datang, urusan apa, ini tanahku. Tidak ada yang bisa masuk sembarangan tanpa izin,” kata AM dengan nada tinggi.

Polisi kemudian menjelaskan maksud kedatangan mereka, untuk melakukan olah TKP kasus pemukulan yang diduga dilakukan AM dan rekannya, namun AM tidak terima.

“Ini jelas-jelas tanahku, buktinya sejak kupasang plang ini, tidak ada yang berani datang. Semua orang kutunggu di lapangan, kalau memang ada suratnya, datanglah bawa kemari. Setiap hari kutunggui orang datang bawa surat. Ngga ada urusan kalian kemari, pulanglah kalian. Ini jelas-jelas tanah PT kami,” ucap AM dengan nada tinggi kepada aparat kepolisian.

Warga yang bekerja di lahan tersebut, Avensius Girsang menyatakan tanah puncak itu tidak ada pernah terjadi jual beli termasuk sewa-menyewa dengan PT SPS.