Ormas Budaya Perkumpulan Keturunan Daeli Terbentuk di Kepulauan Nias

78
Ormas Budaya Perkumpulan Keturunan Daeli Terbentuk di Kepulauan Nias
Tim formateur menyerahkan nama nama pengurus kepada ketua umum OND

Gunungsitoli-Intipnews.com: Organisasi budaya yang bertujuan untuk melestarikan budaya leluhur dan merangkum atau menyatukan keturunan leluhur Daeli terbentuk di Kepulauan Nias, Sumatera Utara.

Ormas budaya yang dalam bahasa Niasnya “Orahua Ngaoto Daeli” (OND) menetapkan ketua umum Damili R Gea, Sekretaris Pdt.Agus Farasi dan ketua pembina Firman Jaya Daeli pada rapat yang digelar di Omo Hada, Desa Binaka, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, Selasa 22 Maret 2022.

Usai penetapan dan pembacaan nama pengurus “Orahua Ngaoto Daeli” oleh tim formateur yang diwakili Drs.F Yanus Larosa,

Pembina Firman Jaya Daeli mengatakan keputusan yang telah ditetapkan merupakan pembuktian apa yang menjadi aspirsi musyawarah besar, musyawarah agung dan apa harapkan “Ngaoto Daeli”.

“Ini menjadi tugas dewan pakar, ada tiga tugas utama Dewan Pimpinan Pusat yang telah disampaikan,” terangnya.

Dia juga sebagai pribadi dsri dewan pembina menegaskan jika organisasi OND yang baru terbentuk adalah dalam rangka kebudayaan dan kesejarahan.

‘Itu pesan moral dan struktural bahwa kita “Ngaoto Daeli” tetap dalam pintu koridor sejarah dan kebudayaan, maka kalau dilihat komposisi pengurus, semua berasal dari berbagai pihak baik dari agama, adat dan lain lain,” terangnya.

Firman Jaya Daeli juga memastikan jika OND bukan organisasi eklusif, tetapi organisasi kebudayan masyarakat yang kebetulan programnya adalah untuk merangkul.

Di tempat yang sama, Ketua Umum OND Damili R Gea memberitahu jika dari tahun 60 sudah ada beberapa sesepuh yang mencoba untuk menghimpun keluarga Daeli, tetapi ditengah jalan ada hambatan.

“Berdasarkan kakek pertama “Daeli Sanau Talinga hingga ke Gea” menjadi awal kami membentuk organisasi OND, dimana organisasi kami ini non Politik dan non theologia,” tuturnya.

Damili menegaskan dari awal mereka membentuk organisasii OND bukan untuk politik, tetapi merekatkan kembali hubangan silaturahim kekerabatan antar keluarga atau serumpun.

“Kepengurusan OND bukan karena pangkat, atau karena banyak uang,Kami belajar dari organisasi “ononiha” yang sudah ada dan yang gagal ditengah jalan,” ucapnya.

Dia juga memaparkan bahwa program kerja DPP akan melakukan konsolidasi ke Kabupaten /Kota,dan pengukuhan kepengurusan akan dilakukan secepat mungkin setelah rapat pleno.

Kemudian pendaftaran ke pemerintah akan secepatnya didaftarkan agar ormas OND sah secara perundang undangan.(irwanto)