Paripurna DPRD Medan Usulan Pemberhentian Walikota 2016-2021 Akhyar Nasution

71

Apresiasi dan ucapan terima kasih disampaikan Ir H Akhyar Nasution MSi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Medan atas sinergitas bersama dalam membangun dan memajukan Kota Medan. Semoga pembangunan yang dilakukan selama ini dapat dinikmati seluruh warga Kota Medan…

Medan-Intipnews.com:Berakhirnya masa tugas Walikota Medan Ir Akhyar Nasution, Ketua DPRD Medan Hasyim SE mengelar rapat paripurna dalam pengusulan pemberhentian Walikota Medan Akhyar Nasution masa jabatan tahun 2016-2021, Selasa 16 Febuari 2021 di ruang rapat paripurna DPRD Medan.

Hasyim SE memimpin rapat paripurna didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Medan
Rajudin Sagala, dan Ihwan Ritonga, menyampaikan usai menandatangani
keputusan hasil rapat akan disampaikan ke Mendagri, melalui Gubernur
Sumatera Utara untuk diproses sesuai ketentuan.

Sekretaris DPRD Kota Medan Hj Elida membacakan UU No.23 tahun 2014 tentang peraturan daerah pasal 78
dan 79 terkait Paripurna DPRD Medan Usulan Pemberhentian Walikota di sidang paripurna

Pengusulan pemberhentian Walikota masa jabatan tahun 2016-2021, ini
merupakan amanat UU No.23 tahun 2014 tentang peraturan daerah pasal 78
dan 79 dijelaskan, pemerintah kepala daerah dan wakil pemerintah kepala daerah dikarenakan berakhir masa jabatannya harus diumumkan oleh pimpinan DPRD melalui rapat paripurna.

“Undang-undang itu mengatur pemberhentian Walikota karena habis masa jabatannya. Artinya rapat ini masih dalam rangka mengusulkan pemberhentian sehingga melalui rapat ini DPRD Kota Medan akan membuat usulan pemberhentian Ir Akhyar Nasution sebagai Walikota Medan,” jelas Hasyim.

Pada kesempatan tersebut Hasyim berterima kasih kepada badan musyawarah daerah DPRD Medan yang telah mengagendakannya. “Sebagaimana masa jabatan Walikota Medan telah berakhir, karena selama masa jabatannya sepanjang tahun 2014-2021 sudah menjalin kerjasama dan kemitraan yang sangat baik dengan membangun kota Medan tercinta.

Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE memimpin sidang paripurna Usulan Pemberhentian Walikota

Semoga di masa kepemimpinan yang akan datang, pimpinan DPRD Medan berharap kerjasama kemintran antara eksekutif dan legislatif dapat berjalan lebih harmonis sehingga dapat memperkuat kebijakanpembangunan kota Medan. Guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota Medan.

“Terima kasih atas pengabdian dan jasa-jasa yang diberikan Akhyar Nasution dalam membangun Kota Medan selama bertugas sejak tahun 2016,” papar Hasyim. Sementara itu, masih dalam rapat paripurna, Ir Akhyar Nasution menyampaikan, mohon maaf jika di masa kepemimpinannya belum bisa memberikan kepuasan terhadap pembangunan di kota Medan.

“Kami manusia biasa yang tidak luput dari kekurangan dan belum sempurna memberikan pelayanan. Kami berharap apa yang kami perbuat untuk kita nikmati bersama,” sebut Akhyar Nasution.

H Akhyar Nasution menyampaikan kata-kata perpisahan di sidang paripurna DPRD Medan

Untuk masa mendatang, Akhyar Nasution berharap, kemitraan tetap harmonis antara eksekutif dan legislatif untuk memberikan pelayanan terbaik. Khusus kepada wartawan, Akhyar Nasution berterima kasih yang tetap setia membeck-up proses perbaikan pembangunan Kota Medan.

“Kritik pers merupakan vitamin bagi kami dan tetap kami respon. Banyak hal yang bermanfaat untuk perbaikan pembangunan Kota Medan. Maaf jika ada yang tidak berkenan. Sesungguhnya bukan membenci, tapi karakter
begitu adanya dan bukan dimusuhi,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, sejak tahun 2016 hingga Oktober 2019 Akhyar Nasution menjabat Wakil Walikota Medan mendampingi Dzulmi Eldin. Sedangkan sejak November 2019 Akhyar Nasution menjabat Plt Walikota Medan. Dan pada Kamis, 11 Februari 2021, Akhyar Nasution dilantik Walikota Medan defenitif. Menjabat Walikota Medan defenitif 6 hari, tepatnya 16 Februari 2021, masa jabatan Ahyar Nasution berakhir dan diusulkan
pemberhentian sesuai ketentuan.

Wakil Ketua DPRD Medan, Rajudin Sagala turut menandatangani hasil sidang paripurna DPRD Medan untuk diteruskan ke Gubernur dan Mendagri

Sekadar informasi, pemenang Pilkada 2020-2024 Kota Medan Bobby Nasution-Aulia Rahman yang ditetapkan KPU Medan sebagai Walikota-Wakil Walikota Medan pada, Kamis 18 Februari 2021.

Apresiasi dan ucapan terima kasih disampaikan Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Medan atas sinergitas bersama dalam membangun dan memajukan Kota Medan. Diharapkan, hasil pembangunan yang telah dilakukan selama ini dapat dinikmati seluruh warga Kota Medan.

“Sebagai manusia, kami menyadari sebagai makhluk yang lemah. Selama lima tahun menjalankan roda pemerintahan masih ada kelemahan dan kekurangan yang belum memuaskan. Untuk itu, kami meminta maaf. Yang pasti semua kerja keras yang dilakukan kami dedikasikan untuk seluruh warga Kota Medan,” kata Akhyar dalam Rapat Pengusulan Pemberhentian Walikota Medan Masa Jabatan 2016-2021 di Gedung DPRD Medan, Selasa 16 Februai 2021.

“Dan hari ini, saya mengakhiri tugas dan pengabdian kami di Pemko Medan,” ungkap Akhyar Nasution

Selama ini, diakui Walikota, koordinasi dan komunikasi antara Pemko Medan dan DPRD Medan terjalin sangat baik. Oleh sebab itu, di masa kepemimpinan yang akan datang, Wali Kota optimis kerjasama dan kemitraan yang telah terbangun juga dapat semakin baik.

“Insya Allah, hubungan antara eksekutif dan legislatif yang telah terbangun dapat berjalan lebih harmonis sehingga dapat memperkuat kebijakan dan program pembangunan kota yang dilakukan guna mewujudkan
kesejahteraan masyarakat Kota Medan secara berkelanjutan,” harapnya.

Selama lima tahun menjalankan roda pemerintahan, Akhyar mengungkapkan,
kepemimpinannya dimulai bersama Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH sebagai Walikota kala itu. Kemudian, dirinya menjadi Plt Wali Kota selama 16 bulan dan tepat tanggal 11 Februari 2021 dilantik menjadi Walikota Medan definitif.

Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim menandatangani hasil sidang paripurna Paripurna DPRD Medan Usulan Pemberhentian Walikota 2016-2021 Akhyar Nasution

“Kepemimpinan dimulai dari Dzulmi Eldin. Beliaulah saat itu Walikotanya. Dan hari ini, saya mengakhiri tugas dan pengabdian kami di Pemko Medan. Kami memohon maaf untuk segala kekurangan yang ada. Semoga, segala niat baik dan terbaik yang dilakukan untuk Kota Medan menjadi amal jariyah untuk kita semua,” tambahnya.