Pastor Paroki Gugat Warga Serobot Tanah Gereja Katolik di Gunungsitoli

21
Pastor Paroki Gugat Warga Serobot Tanah Gereja Katolik di Gunungsitoli
Foto: Istimewa

GunungsitoliIntipnews.com: Pastor Paroki Gereja Katolik Kon Katedral St Maria Bunda Para Bangsa Kota Gunungsitoli Pastor Mikael To, Pr mewakili Keuskupan Sibolga menggugat warga yang diduga menyerobot tanah milik Gereja Katolik di Desa Simanaere, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli.

Gugatan terhadap warga Mareti Larosa alias Ama Alfred dan istrinya di sidang di Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Rabu 24 November 2021.

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Taufik Noor Hayat, SH didampingi hakim Rocky Belmondo F Sitohang, SH, MH dan Fadel Pardameian Bate’e, SH berlangsung singkat.

Dimana setelah membuka sidang, Ketua Majelis Hakim langsung mengumumkan dilaksanakan mediasi antara penggugat yang diwakili pengacara Cosmas Amazihono dengan penggugat yang dipimpin halim mediator Achmadsyah Ade Mury, SH, MH.

Kemudian Ketua Majelis Hakim menutup sidang perdata yang dihadiri Komisi Harta Benda Gereja Katolik St Maria Bunda Para Bangsa Kota Gunungsitoli Rozama.Lase.

Usai mediasi.yang dilakukan secara tertutup, Cosmas Amazihono mewakili pihak penggugat memberitahu jika mediasi akan dilakukan lagi minggu depan.

Dimana pada mediasi minggu depan, mereka sebagai penggugat akan memperlihatkan akta tanah milik penggugat kepada tergugat, karena menurut tergugat tanah yang mereka duduki saat ini tidak termasuk dalam tanah milik pastoral. 

“Pada mediasi Rabu depan, kita pihak penggugat  akan meminta pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan pengukuran ulang tanah milik pastoral sesuai akta tanah,” terang Cosmas.

Hal senada juga disampaikan tergugat Mareti Larosa alias Ama Alfred, bahkan dia menegaskan akan keluar dari tanah milik gereja katolik jika pihak penggugat bisa memperlihatkan bukti kepemilikan tanah tersebut.

“Kalau penggugat bisa membuktikan tanah yang saat ini kami duduki dengan mmeperlihatkan alas hak, kami akan siap keluar dari tanah tersebut,” tantangnya. * irwanto