Pedagang Pasar Tradisional Keluhkan PK5 Liar

7
Teks foto: Wali Kota Medan Bobby Nasution menerima aksi unjuk rasa pedagang pasar tradisional Kota Medan Bobby di depan Kantor Wali Kota Medan, Senin (31/1/2022).

 Bobby Janji akan tertibkan

Medan-Intipnews.com: Puluhan pedagang pasar tradisional di Kota Medan melakukan aksi di depan Kantor Wali Kota Medan, Senin (31/1/2022).

Para pedagang resmi itu meminta para pedagang kaki lima (PK5) liar yang berjualan di sekitar pasar segera ditertibkan karena mengganggu mata pencaharian mereka. Para pembeli tidak lagi mau masuk ke dalam pasar. Akibatnya, mereka tidak dapat keuntungan.

“Kami minta para pedagang liar disekitar pasar tradisional ditertibkan. Keberadaan mereka menghambat mata pencaharian kami. Kami bayar retribusi. Kami membantu PAD Kota Medan. Kami menduga para pedagang liar ini dibekingi oknum preman. Sehingga bisa berjualan leluasa. Tolong Pak Wali. Tertibkan mereka,” ungkap pedagang.

Puluhan pedagang resmi tersebut diterima Wali Kota Medan, Bobby Nasution dan Gubsu, Edy Rahmayadi yang sedang berada di Kantor Wali Kota Medan.

Menjawab keluhan para pedagang tersebut, Bobby mengungkapkan, pihaknya melalui Satpol PP, PUD Pasar, pihak kecamatan dan bersama aliansi pedagang akan menindaklanjuti keluhan pedagang.

“Ketertiban pasar akan saya lakukan. Keluhan pedagang ini akan kami tindaklanjuti. Manajemen pasar sudah dibuat secara digital. Tentunya percuma kalau pedagang berjualan tidak di dalam pasar. Satu hal lagi perlu dilakukan kolaborasi semua pihak dalam membasni premanisme. Tidak mungkin pemerintah saja mengatasi premanisme,” katanya.

Sementara itu, Gubsu, Edy Rahmayadi mengatakan, dirinya ke Kantor Wali Kota Medan untuk urusan yang lain. Bahkan, tidak ada janji sebelumnya dengan Wali Kota Medan.

Edy mengatakan, ketertiban harus dilakukan. “Omong kosong dapat rezeki yang bagus kalau tidak tertib. Begitu juga premanisme harus kita tertibkan,” ucapnya.itp05