Pemkab Nagan Raya Peringati 17 Tahun Tsunami

180
Pemkab Nagan Raya Peringati 17 Tahun Tsunami
Pemkab Nagan Raya Pringati Tsunami. (Foto: Itp-Des)

Nagan Raya-Intipnews.com: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya peringati 17 tahun tsunami  yang bertema ‘Siaga Becana Tangguh Bersama’ di Masjid  Baitussalam, Gampong Cot Mee, Kecamatan Tadu Raya, Minggu (26/12/2021).

Dalam sambutanya Bupati Nagan Raya, HM Jamin Idham, SE, mengatakan, bencana tsunami yang merenggut korban jiwa di Aceh dan daerah lain pada 26 Desember 2004 lalu benar-benar membuat kita tersentak dan sangat berduka.

Kepala Dinas Syari’at Islam Nagan Raya, H Wahidin, SE, melaporkan, pada acara tersebut dilakukan do’a bersama oleh 10 group zikir, sementara anggaran kegiatan ini bersumber dari DPA Dinas Syari’at Islam tahun 2021.

Hadir pada acara tersebut Wakil Ketua DPRK, Hj Puji Hartini beserta para anggota DPRK, T Bustamam, Zulkarnain, Junid Arianto, sekda, Dandim 0116 Nagan Raya, Kapolres, Kajari, Ketua Pengadilan Nageri, Ketua MAA, MPU, MPD, Kepala SKPK, Camat Tadu Raya, Bustami, S.Pd.,MPd. dan sejumlah undangan lainnya.

“Oleh karena itu, bersikap positif lah ketika menghadapi masalah atau pun musibah, kita juga harus mendekatkan diri kepada tuhan. Tujuannya agar kita tidak berlarut terhadap musibah yang menimpa kita, serta diharapkan selalu bersyukur terhadap apa yang kita peroleh seperti kenikmatan dan keberhasilan,” ujar Bupati.

Tambahnya, disamping kita mengenang kembali tsunami 17 tahun lalu, ada tsunami yang lebih dahsyat menimpa Aceh yang kita cinta ini, yaitu tsunami moral yang telah mengeser moral anak-anak, putra-putri Aceh yang terjebak dalam dekadensi moral, narkoba dan pergaulan bebas.

Maka, lanjut HM Jamin, dalam kesempatan ini mari kita merenungkan dan mengambil hikmah dari

peristiwa tsunami yang telah menimpa Aceh dan juga merupakan kewajiban untuk menaggulangi tsunami, aqidah dan moral yang terus merusak generasi Aceh saat ini, sebagai mana tanggung jawab kita bersama dalam rangka menegakkan syari’at Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Kepada masyarakat di harapkan dapat mendidik anak agar menjadi generasi yang baik menjujung tinggi moral-moral agama,”harapnya.

“Pada peringatan tsunami kali ini diisi dengan tausiyah Islamiyah dan menghadirkan 10 group zikir. Kegiatan ini berjalan berkat dukungan bersama antara desa dan kecamatan,” katanya.

Tausiyah Islamiyah pada peringatan tsunami ke-17 disampaikan Tgk Fauzi, Pimpinan Pondok Pesantren Darussa’adah Gampong Krueng Ceh Kecamatan Seunagan Timur. * Itp Des