Pemkab Palas Belum Bisa Memberikan Tindakan Terkait BLT dan DD Aek Tunjang

529
foto :istimewa
Foto: Sekdakab Palas, Arpan Nasution,S.Sos.Itp/Ist

Palas-Intipnews.com: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas belum bisa memberikan tindakan terkait Pemerintah Desa Aek Tunjang  Kecamatan Barumun Tengah yang tidak mengajukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Dana Desa (DD) Tahun 2022.

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Palas Arpan Nst,S.Sos yang dikonfirmasi, Jum’at (26/8/2022) mengatakan bahwa terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Dinas Pemerintahan Desa dan Camat Barumun Tengah.

“Saya koordinasikan dulu dgn Kadis Pemdes dan Camat ybs dinda,” jawab Arpan Nst, terkait tindakan apa yang akan dilakukan pemerintah kabupaten terhadap Desa Aek Tunjang yang tidak mengajukan penyaluran BLT dan DD Tahun 2022.

Sebelumnya, yang sudah diberitakan media Intipnews.com  dari 303 Desa di Kabupaten Padang Lawas (Palas), ada satu desa, yakni Desa Aek Tunjang Kecamatan Barumun Tengah diduga tidak bisa disalurkan Dana Desa (DD) karena tidak mengajukan pencairan dana tahap I sebesar 40 persen.

Karena tidak mengajukan penyaluran dana Tahap I, maka desa tersebut tidak bisa mengajukan penyaluran Tahap II sebesar 40 persen berikutnya.

Demikian disampaikan Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Padang Lawas (Palas) Hj.Yenny Nurlina Siregar melalui Kepala Bidang Perbendaharaan dan Akutansi Ita kepada Intipnews.com, Kamis (25/8/2022).

“Ada satu desa yang tidak disalurkan Tahap II, karena desa tersebut tidak mengajukan permohonan peyaluran Tahap I. Desanya Aek Tunjang,” ujar Ita.

Terkait hal tersebut, Kepala Inspektorat Daerah Harjusli Fahri Siregar yang dijumpai di kantornya, menyampaikan bahwa DD Aek Tunjang tahun 2022 tidak bisa lagi disalurkan.

Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahap I (Januari-Pebruari-Maret) tidak bisa dicairkan lagi. Akan tetapi kata Harjusli, BLT Tahap II dan seterusnya dapat diajukan penyalurannya.

“BLT tetap ada, triwulan I (Tahap I,red) hangus, Triwulan II dan seterusnya dapat diajukan penyalurannya,” tegas Harjusli. (Sahat Gemayel Lubis)