Pengaruh Covid 19 Terhadap Ekonomi Masyarakat

10
Oplus_0

Oleh Vyolin Nazilla

Mahasiswa Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas

Pandemi Covid 19 ini telah banyak membawa dampak yang sangat signitifikan pada berbagai aspek kehidupan dan ekonomi menjadi salah satu dampak besar bagi kehidupan masyarakat. Pengaruh Covid 19 ini terhadap ekonomi masyarakat sangat dirasakan oleh diri kita sendiri dan orang lain diluar sana. Perlu kita akui bahwa pandemic ini banyak menyebabkan penurunan drastic dalam ekonomi itu sendiri. 

Berbagai macam dampak pandemic ini terutama pada sektor usaha, pariwisata, perhotelan, dan  restoran. Ini mengalami penurunan pendapatan yang sangat signifikan. Penurunan ini diakibatkan oleh pembatasan sosial dan lockdown yang diberlakukan untuk terhindar dari penyebaran virus. Akibat banyaknya virus yang bertebaran maka, perusahaaan terpaksa mengurangi jumlah karyawan, memotong gaji dan bahkan ada yang sampai menutup usahanya agar terhindar dari dampak virus covid 19 ini.

Pada tingkat individu, hilangnya pekerjaan atau penurunan pendapatan menyebabkan banyak orang mengalami kesulitan ekonomi. Mereka yang bekerja seperti pedagang kaki lima, tukang ojek, atau pekerja harian ini banyak merasakan dampaknya. Tanpa ada jaminan sosial yang memadai , mereka terpaksa mengandalkan tabungan yang semakin menipis juga atau bahkan meminjam uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Pandemi ini juga memperlihatkan ketimpangan ekonomi yang semakin tajam. Mereka yang memiliki pekerjaan dengan fleksibilitas tinggi atau bisa bekerja dari rumah relative lebih terlindungi dibandingkan dengan sektor yang membutuhkan kehadiran fisik. Selain itu, akses terhadap fasilitas kesehatan dan dukungan sosial juga sangat berbeda antara kelompok masyarakat yang lebih mampu dan kurang mampu. Untuk mengatasi dampak ekonomi ini, pemerintah diberbagai Negara termasuk Indonesia terah mengeluarkan berbagai bantuan sosial seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan adanya kartu prakerja, ini merupakan upaya untuk membantu masyarakat yang terdampak langsung. Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan keuangan bagi UMKM agar mereka bisa bertahan ditengah situasi yang sulit ini.

Beberapa kritik dari orang-orang menyebutkan bahwa bantuan yang diberikan ini masih belum cukup untuk mengatasi kerugian ekonomi yang dialami masyarakat. Bantuan yang tidak merata dan yang rumit seringkali memperlambat bantuan sampai ketangan yang sangat membutuhkan. Selain itu, juga ada kasus korupsi  dalam penyaluran bantuan ini, maka dari itu  bisa menyebabkan bertambahnya beban masyarakat yang sudah sangat kesulitan. 

Disisi lain pandemi ini juga banyak memicu percepatan digitalisasi ekonomi. Banyak usaha yang mulai beralih ke platform digital untuk tetap bertahan. Salah satunya yaitu E-Commerce dan layanan pengantaran makanan yang menjadi sangat popular, hal ini memberikan peluang baru bagi usaha kecil dan menengah untuk beradaptasi. Perubahan ini menunjukkan bahwa ditengah krisis ada ruang untuk inovasi dan tranformasi yang dapat memulihkan ekonomi dimasa depan.

Namun, transformasi digital ini juga menimbulkan tantangan baru, terutama terkait dengan kesenjangan digital. Tidak semua masayarakat memiliki akses yang memadai terhadap teknologi dan internet. Banyak didaerah terpencil keterbatasan atas biaya internet yang tinggi ini menjadi hambatan bagi pelaku usaha untuk beralih ke platform digital tersebut. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama dari pemerintah, swasta dan masyarakat untuk memastikan bahwa semua masyarakat bisa ikut serta dalam transformasi digital ini.

Ditengah berbagai tantangan ini kita juga bisa perlu melihat sisi positif krisis yang terjadi. Pada saat pandemi covid 19 membuka mata kita tentang bahwa pentingnya tahan ekonomi dan solidaritas sosial. Banyak komunitas yang bergerak saling membantu baik melalui donasi, dukungan moral, maupun berbagi informasi yang berguna. Solidaritas seperti ini menunjukan bahwa ditengah kesulitan masyarakat ada kekuatan dalam kebersamaan yang bisa menjadi modal yang sangat penting untuk bangkit kembali.

Dampak dari Covid 19 terdapat ekonomi Masyarakat yang memang sangat besar dan kompleks. Dapat dibutuhkan kebijakan yang tepat dengan sasaran, adil, dan berkelanjutan untuk mengatasi dampak seperti ini. Selain itu, kita bisa dapat berpartisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi krisis ini yang sangat diperlukan. Dengan banyaknya kerja sama dan saling mendukung, kita dapat melewati masa sulit seperti ini dan membangun kembali ekonomi yang lebih kuat dan inklusif dimasa yang akan datang.