Prihatin Banjir Rob di Belawan, Renville P Napitupulu Berharap Kepemimpinan Bobby Nasution Dapat Mengatasi

14
Renville P Napitupulu Minta Walikota Segera Kerahkan Anggota untuk Normalisasi Sungai
Foto: dok/ist

MedanIntipnews: Prihatin banjir rob di Belawan, Ketua Fraksi Hanura-PSI-PPP (HPP) DPRD Medan, Renville P Napitupulu berharap, kepemimpinan Walikota Medan Bobby Afif Nasution dapat mengatasi persoalan ini.

Renville sangat  prihatin melihat penderitaan warga Medan Belawan yang terdampak banjir pasang air laut (rob) setiap tahun, terutama yang bermukim di sepanjang pinggir pantai. 

“Kita dorong Pemko Medan segera menuntaskan masalah banjir rob yang terjadi di Belawan. Walikota Medan kiranya dapat menyahuti keluhan warga, yang terbangun tengah malam menyelamatkan barang perabot rumah, ” ujar Renville Napitupulu kepada wartawan, Jumat (8/10/2021) menyikapi kondisi banjir rob yang melanda seluruh wilayah Medan Utara sejak kemarin.

Disampaikan Renville P Napitupulu yang duduk di Komisi IV DPRD Medan membidangi pembangunan itu, seiring rencana Pemko Medan berkolaborasi dengan Kementerian PUPR untuk membangun tanggul disepanjang bibir pantai, kiranya segera terwujud. 

“Tentu Pemko Medan kiranya dapat menyiapkan kajian akhir tahun ini. Sehingga awal tahun 2022 pengerjaan sudah dapat dimulai,” tandas Renville.

Renville P Napitupulu yang juga Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Medan itu menambahkan, Pemko Medan supaya melakukan sosialisasi dan bekerjasama kepada pemilik perusahaan yang ada di Medan, terkait rencana pembangunan tanggul.

“Kerjasama itu sangat penting guna memaksimalkan kinerja, apalagi bagi investor yang dapat membantu. Begitu juga dengan pemetaan kawasan RTH yang saat ini Perda RTRW sedang dibahas Pansus agar disinkronkan.

Hal itu sangat penting karena dalam pembangunan nanti dimungkinkan mendapat kendala di lapangan. Tujuannya agar hasil maksimal, maka sangat perlu dukungan pihak investor dan masyarakat.

Karena dapat dipastikan, selain kondisi banjir rob yang diresahkan masyarakat, pihak investor pun ikut terganggu. Maka dalam upaya penanganan agar terhindar banjir, semua pihak dapat mendukung.

Agar pembangunan tanggul cepat selesai dan membuahkan hasil maksimal, maka kepada masyarakat diharapkan dapat mengkuti aturan kearifan tata kelola. Menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, sehingga terhindar lingkungan kumuh dan semrawut,” imbuh Renville P Napitupulu.

Salah seorang warga di Lingkungan 12 Kelurahan Belawan Bahari, Marihot Sibarani kepada media, Jumat (8/10/2021) menyampaikan, kondisi banjir rob puncaknya Kamis (7/10/2021) sekitar Pkl 01.00 WIB dinihari. Dan menjelang pagi surut dan sore hari pasang lagi. Hingga Jumat siang banjir rob masih pasang surut. 

Marihot mengatakan, situasi banjir rob hampir merata di seluruh Medan Belawan. Bahkan, Marihot tidak bisa lagi memprediksi kapan datangnya banjir.

“Saat ini tidak bisa kita prediksi lagi. Tidak tentu lagi maka kita tidak sempat melakukan persiapan,” imbuhnya.

Ditambahkan Marihot, seringnya terjadi banjir rob dan tidak beraturan, dimungkinkan karena adanya reklamasi pantai yang dilakukan pihak perusahaan di pantai Belawan.

“Pejabat Pemko Medan harus turunlah melihat kondisi dan penderitaan kami. Masyarakat sangat berharap ada tindakan penanganan serius dari Pemko Medan. Untuk sementara waktu, kalau saja ada dibuat klep pintu keluar masuk air, mungkin banjirnya dapat diminimalisir,” sebut Marihot. * Itp04